Arsene Wenger Berkomentar Soal Transfer Neymar

Arsene Wenger percaya Paris Saint-Germain menghabiskan Rp 3,5 Trilyun bukan untuk Neymar sendiri tapi demi mempromosikan Qatar.

Neymar - PSG
Neymar - PSG

Wenger juga menyebut bahwa biaya transfer rekornya itu adalah “di luar perhitungan dan melampaui rasionalitas.”

Manajer Arsenal mengatakan bahwa kesepakatan Neymar akan mendistorsi pasar karena tidak akan tunduk pada laba rugi yang menjadi pertimbangan normal. Sebaliknya, fakta bahwa PSG dimiliki oleh Qatar berarti Neymar telah dibeli untuk kebanggaan nasional negara Qatar.

Bagi Wenger, kepemilikan PSG memberi mereka motivasi yang berbeda, dan tentu saja sumber daya yang berbeda, dari orang lain. Itulah sebabnya mereka bisa melipatgandakan biaya rekor dunia yang dibayarkan oleh Manchester United untuk Paul Pogba, transfer yang lebih konvensional oleh klub yang lebih konvensional.

Wenger mengatakan bahwa PSG “tidak dapat membenarkan” pengeluaran untuk Neymar, tapi dia tahu bahwa mereka tidak perlu melakukannya. Mereka memainkan permainan yang sama sekali berbeda.

Arsene Wenger percaya bahwa PSG menghabiskan 200 juta poundsterling atau sekitar 3,5 triliun rupiah pada Neymar hanya untuk mempromosikan Qatar itu sendiri.

“Bagi saya, ini adalah konsekuensi dari kepemilikan yang telah benar-benar mengubah keseluruhan bentang sepak bola dalam 15 tahun terakhir,” kata Wenger seperti yang dikutip dari laman The Independet Sport. “Begitu sebuah negara memiliki klub, segalanya mungkin terjadi.”

PSG secara nominal tunduk pada Financial Fair Play, namun Wenger tahu bahwa uang dan Qatar akan mendapatkan kesepakatan ini dibandingkan sebelumnya.

“Sangat sulit untuk menghormati Financial Fair Play,” kata Wenger, “Karena ada cara unik bagi sebuah negara untuk memiliki seorang pemain besar demi mewakili sebuah negara.”