Bos PSG Komentari Kartu Merah Neymar

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery, sayangkan kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk Neymar dalam laga melawan Olympique Marseille, Senin (23/10) dinihari WIB.

Bos Paris Saint-Germain, Unai Emery, merasa kartu merah yang diberikan wasit kepada Neymar dalam laga melawan Olympique Marseille terlalu berlebihan.

Beruntung bagi PSG, Edinson Cavani berhasil menyelamatkan satu poin untuk timnya, saat tendangan bebasnya di menit ke-93 berikan hasil imbang, 2-2, setelah Neymar dikartu merah.

Neymar yang sebelumnya samakan kedudukan bagi PSG, mendapat dua kartu kuning dalam waktu tiga menit saja di Stade Velodrome tersebut. Tapi, Emery yakin kartu merah pada Neymar itu terlalu berlebihan. Neymar mendapat kartu kuning kedua karena menanduk pemain lawan, Lucas Ocampos.

“Kami sedikit kecewa dengan dikeluarkannya Neymar, karena dia banyak dilanggar pemain lawan selama pertandingan,” kata Emery dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Saya pikir, wasit juga perlu berpikir dengan baik. Kita harus melindungi para pemain. Kartu kuning itu, saya pikir tidak adil bagi Neymar. Dia pemain yang ingin bermain, tapi jika setiap permainan dia diprovokasi, ada agresi … Saya pikir ini tugas untuk melindungi pemain penting di kedua tim,” tandasnya.

Internasional  - Bos PSG Komentari Kartu Merah Neymar
Neymar, Kartu Merah, PSG

Dua gol dari Luiz Gustavo dan Florian Thauvin membuat Marseille unggul sementara, namun tendangan bebas Cavani yang luar biasa hasilkan poin bagi pemimpin klasemen Ligue 1 itu.

Emery merasa, timnya pantas mendapat hasil imbang tersebut, di mana sekarang PSG tetap unggul empat poin di puncak klasemen liga. “Yang sulit bagi kami, pertandingannya kurang ritme. Kami inginkan ritme lebih banyak, lebih banyak bermain, tapi itu sulit,” katanya.

“Marseille memiliki kesempatan dan mereka mencetak gol di babak pertama. Setelah 2-1 dan dikeluarkannya Neymar, itu sulit bagi kami, tapi karakter dari tim membantu kami mendapat hasil imbang.  Kami layak mendapat hasil ini,” ujar Emery.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here