Legenda MU Dilarang Masuk Amerika Serikat

Legenda Manchester United ini dilarang masuk Amerika Serikat -di bawah aturan baru Presiden Donald Trump- setelah petugas menemukan cap imigrasi Iran dalam paspornya.

Legenda Manchester United ini dilarang masuk Amerika Serikat -di bawah aturan baru Presiden Donald Trump- setelah petugas menemukan cap imigrasi Iran dalam paspornya.

Adubola.com – Pernyataan itu dibuat mantan presenter Sky Sports, Richard Keys, yang mengklaim bahwa duta Manchester United itu tidak bisa masuk ke AS karena adanya aturan pengawasan wilayah perbatasan.

Dwight Yorke dikabarkan tak diijinkan transfer ke Miami, hanya karena ia memiliki cap Iran dalam paspornya. Ini terkait aturan baru Presiden Trump yang terapkan larangan visa tujuh negara Islam, termasuk Iran, walaupun mantan pemain Timnas Trinidad and Tobago itu sudah sering kali berkunjung ke daerah itu.

“Well done @realDonaldTrump. Duta Manchester United Dwight Yorke dilarang transit ke Miami karena dia punya cap Iran di pasposnya. #crazy

— Richard Keys (@richardajkeys) February 17, 2017”

Tentunya, ini untuk sementara juga diberlakukan pada seluruh warga dari Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libia, Somalia dan Yaman. Orang dari  negara-negara tersebut dilarang masuk Amerika Serikat selama 90 hari – dan ini berlaku juga pada orang-orang yang telah mengunjungi negara-negara tersebut.

Sejauh ini tak jelas maksud mantan pemain Aston Villa, Sunderland dan Blackburn Rovers itu datang ke AS. Tapi, Yorke memang harus berkeliling dunia, terutama kali ia harus bermain untuk tim legenda MU dalam berbagai laga persahabatan.

Setelah gabung Aston Villa pada 1998, Yorke kemudian bermain di bawah arahan Sir Alex Ferguson selama empat tahun. Ia sukses bukukan 65 gol dalam 147 pertandingan di semua kompetisi.

Ia menangkan tiga gelar Liga Premier, satu trofi Piala FA dan gelar juara Liga Champions 1998/99, sebeluma akhirnya pindah ke Blackburn pada 2002.