Klub-klub Liga Super China Jual 7 Pemain Asingnya

Federasi Sepakbola China (CFA) baru saja umumkan adanya 13 klub Liga Super China yang menunggak gaji pemain mereka. Kini, klub-klub itu akan kembali lempar para pemain asing mereka ke bursa transfer.

Internasional  - Klub-klub Liga Super China Jual 7 Pemain Asingnya

Konfederasi Sepakbola Asia (AFF) dan CFA telah mengonfirmasikan, saat ini ada 18 klub yang alami kesulitan dalam membayar gaji para pemain mereka. Dari 18 klub tersebut 13 di antaranya adalah klub-klub Liga Super China, yang sebelumnya merekrut banyak pemain papan atas dan berikan gaji tinggi kepada para pemain asing mereka itu.

Klub-klub itu termasuk Shanghai Shenhua, Guangzhou Evergrande, Shanghai SIPG, Jiangsu Suning dan Hebei China Fortune. Klub-klub itu sebelumnya berhasil datangkan sejumlah nama besar para pemain bintang di Eropa dan Amerika Selatan.

Kini, klub Liga Super China yang  menunggak gaji pemain itupun akan melepas setidaknya tujuh pemain yang selama ini mendapat gaji selangit, ke bursa transfer pemain. Adapun ke tujuh pemain itu adalah:

1.Carlos Tévez (Shanghai Shenhua)

Pemain asal Argentina ini tinggalkan Boca Juniors pada Desember 2016, dan jadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Ia bisa kantongi gaji bersih per tahun sebesar 38 juta Euro. Mantan pemain Juventus, Manchester Unite dan Manchester City berusia 33 tahun ini kabarnya akan dilepas sesuai nilai pasar saat ini, yakni 4,5 juta Euro. Demikian diberitakan situs khusus Transfermarkt.

2.Paulinho (Guangzhou Evergrande)

Guangzhou dapatkan pemain Brasil ini dari Tottenham Hotspur sebesar 14 juta Euro pada 2015 lalu. Setelah dua tahun di CSL, nilai pemain ini tidak terdepresiasi dengan nilai pasar sebesar 15 juta euro yang melekat pada 29 tahun. Musim panas ini, Barcelona mengaku tertarik untuk datangkan pemain ini, walau ada klausul buy-out sebesar 40 juta Euro.

3.Jackson Martínez (Guangzhou Evergrande)

Baru dua tahun lalu pemain asal Kolombia ini ditransfer ke Atlético Madrid dari FC Porto sebesar 37 juta Euro. Sayangnya, pemain itu gagal di Vicente Calderon. Hanya enam bulan setelah pindah ke Madrid, Atletico mengirimnya ke Guangzhou Evergrande dengan imbalan 42 juta Euro. Walau tampil bagus di Portugal dan besama Timnas Kolombia, pemain depan ini harus melihat nilai pasarnya saat ini turun menjadi hanya lima juta Euro.

4.Ramires (Jiangsu Suning)

Gelandang asal Brasil itu pindah dari Chelsea ke China dengan transfer sebesar 28 juta Euro. Kini, Ramires punya nilai pasar 12 juta euro, dan masih akan menjadi pemain menarik bagi banyak klub papan atas Eropa.

5.Hulk (Shanghai SIPG)

Setelah jalani musim di FC Porto dan Zenit St. Petersburg dengan apik, pemain asal Brasil ini pindah ke Shanghai pada 2016 lalu, dengan imbalan sebesar 55 juta Euro dan sebuah kesepakatan yang membuat pemain tersebut punya gaji selangit. Tapi pemain yang telah berusia 31 tahun itu, masih menguasai pasar dengan nilai 20 juta Euro.

6.Oscar (Shanghai SIPG)

Dengan transfer musim panas sebesar 20 juta Euro di tahun 2016 lalu ke SIPG, pemain itu mendapat iming-iming gaji sebesar 22 juta Euro per musim. Pemain yang baru berusia 25 tahun itu, juga masih dianggap sebagai pemain papan atas yang bakal menarik banyak klub. Kini, nilai pasarnya diperkirakan masih berkisar 25 juta Euro.

7.Ezequiel Lavezzi (Hebei China Fortune)

Pemain asal Argentina itu pindah dari PSG ke Hebei Fortune, dengan diiming-imingi gaji sangat tinggi. Inilah yang jadi faktor kunci dalam transfer Lavezzi ke Asia saat itu. Kini, pemain berusia 32 tahun itu masih bercita-cita untuk kembali ke klub besar Eropa.

LEAVE A REPLY