Insiden di Pramusim, Pemain Ajax Ini Rusak Otak Permanen

187

Pemain Ajax, Abdelhak Nouri, kolaps dalam pertandingan pramusim Sabtu (8/7) lalu. Karir pemain 20 tahun itu kemungkinan berakhir setelah ia kini dinyatakan alami kerusakan otak permanen.

Internasional  - Insiden di Pramusim, Pemain Ajax Ini Rusak Otak Permanen

Abdelhak Nouri ambruk saat pertandingan persahabatan melawan Werder Bremen memasuki menit ke-71. Awalnya pemain muda itu dinyatakan alami gangguan jantung walau kondisinya cukup stabil. Tapi, kini, Ajax memastikan Nouri menderita kerusakan otak permanen.

Ajax mengonfirmasikan kondisi terakhir pemainnya itu, Kamis (13/7) waktu setempat, hanya lima hari setelah Nouri pingsan di lapangan dalam tur pramusim yang digelar di Austria. Saat itu, tak lama setelah ambruk dan mendapat pertolongan pertama, Nouri segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan helikopter.

Sejak insiden di akhir pekan itu, Ajax pun terus sampaikan informasi mengenai perkembangan kondisi Nouri kepada para suporternya melalui laman resmi maupun media sosial. Kini, Abdelhak Nouri yang masih berusia 20 tahun dan diproyeksikan menjadi bintang masa depan Ajax, dinyatakan mengalami koma akibat induksi terkait pemantauan jantung dan otaknya.

Pada Senin (10/7) lalu, Ajax menginformasika detak jantung pemain itu telah berjalan normal kembali. Tetapi, tim dokter yang menanganinya di Austria tetap memperingatkan bahwa kondisi stabil ini bisa tidak berarti apa-apa, karena tim dokter harus menguji lagi kondisi otaknya untuk pastikan semua organ tubuh berfungsi sebagaimana mestinya.

Sayangnya, pada Kamis (13/7) ini, diperoleh hasil bahwa kondisi Nouri tidak menggembirakan. Kabar ini seakan mimpi terburuk bagi Ajax, karena tim dokter mengatakan sebagian besar otak Nouri sudah tidak berfungsi dan sangat kecil peluang baginya untuk pulih. Hal itu bisa disebabkan karena Nouri kekurangan oksigen saat roboh di lapangan.

“Ini mengerikan dan kita bersama orang yang dicintainya, karena penderitaan mereka pastinya tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Ini hal yang sangat sulit bagi semuanya, tapi kami sadar berbagai kemungkinan bisa terjadi. Abdelhak pemain berbakat yang sangat baik, tapi kita tidak akan pernah tahu bagaimana selanjutnya,” ujar CEO Ajax, Edwin van der Sar.

Rencananya, Nouri akan segera dipindahkan ke rumah sakit di Amsterdam, di mana ia akan dirawat oleh keluarga dan ditunggui teman-teman terdekatnya.

Nouri jadi bagian skuad Ajax Amsterdam yang berangkat ke Stockholm, Swedia, dan bertemu Manchester United dalam final Liga Europa pada Mei silam. Tapi, saat itu, ia memang tidak diturunkan dalam pertandingan yang dimenangkan MU, 2-0, tersebut.

Klub sebelumnya mengkonfirmasi insiden tersebut sebagai sesuatu yang ‘serius’ dan telah membuat seluruh skuad Ajax khawatir dengan kondisi pemain berdarah Maroko tersebut. Saat insiden itu terjadi kondisi Ajax tertinggal 1-2 dari Werder Bremen.

Nouri tiba-tiba membungkuk dan merebahkan diri di atas lapangan. Dia juga tampak bernafas tersengal-sengal, dan tak nyaman. Wasit pun langsung meminta bantuan medis untuk lakukan pertolongan pertama. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk memberinya pertolongan yang dibutuhkan, sebelum akhirnya helikopter penolong tiba di lapangan Lindenstadion di Eisenstadt, Austria, itu.

LEAVE A REPLY