Man United Dikalahkan Barcelona, Fans Salahkan Ini

2409

Manchester United dikalahkan Barcelona di pertandingan pramusim mereka, Kamis (27/7). Unggul lewat gol semata wayang Neymar,fans Setan Merah pun salahkan hal yang satu ini.

Internasional  - Man United Dikalahkan Barcelona, Fans Salahkan Ini

Manchester United benar-benar tidak bisa menikmati permainan terakhir dalam tur pramusim mereka kali ini. Di Amerika Serikat, Setan Merah menyerah 0-1 dari Barcelona yang unggul lewat gol tunggal Neymar di menit 31.

Sementara Barcelona terus menguasai bola dengan kepercayaan diri yang tinggi seperti biasanya, United harus terus berusaha keluar dari setengah wilayah permainan mereka sendiri hampir di sepanjang pertandingan tersebut.

Neymar akhirnya membawa Barca memimpin, setelah bintang asal Brasil itu berhasil memanfaatkan kesalahan Antonio Valencia. Selanjutnya, MU tak juga mampu bukukan gol balasan, bahkan Barca lebih memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan.

Akibat kekalahan itu, United tidak bisa memenangkan International Champions Cup, dengan kehormatan yang diputuskan saat Barcelona akan hadapi rival abadinya, Real Madrid, di laga El Clasico, Minggu (30/7).

Tapi, ada satu hal yang ‘dipersalahkan’ oleh fans Setan Merah usai pertandingan itu. Bahkan, hal ini dikhawatirkan akan membuat penampilan MU menjadi buruk di musim depan, terutama dalam laga-laga tandang yang mereka lakoni.

Suporter MU mengkhawatirkan jersey tandang berwarna abu-abu yang dikenakan skuad Jose Mourinho musim depan, yang dijajal Michael Carrick dan kawan-kawan dalam laga kontra Barcelona, Kamis ini. Terakhir kali United mengenakan kostum tandang berwarna abu-abu, adalah pada musim 1995/96.

Tapi, setelah itu jersey berwarna abu-abu tersebut terpaksa dibuang karena permainan tim yang begitu buruk. Saat mengenakannya, Setan Merah tak pernah menang dalam empat dari lima pertandingan tandang yang mereka mainkan.

Saat itu, Sir Alex Ferguson perintahkan timnya untuk mengganti nomor punggung berwarna abu-abu gelap dalam kaos tandang mereka, tak lama setelah MU kalah 1-3 dari Southampton pada April 1996. “Para pemain tidak bisa memilih. Mereka bilang, sulit untuk mencari rekan-rekan satu tim mereka saat ingin mengoper bola,” tandas Ferguson ketika itu.

Walau permainan MU ketika itu membaik di babak kedua, tapi MU tetap kalah 1-3. Kini, hal itu terulang lagi dalam pertandingan melawan Barcelona, di mana para pemain MU mengaku harus berjuang lebih untuk temukan umpan mereka di sepanjang pertandingan. Ini pula yang dikritik para fans MU, yang menilai pemilihan warna abu-abu untuk sebuah jersey sangat tidak tepat.

Anehnya, baik United maupun Barcelona tidak menggunakan jersey kandang mereka masing-masing dalam pertandingan International Champions Cup tersebut. Kedua tim papan atas ini malah sama-sama gunakan ajang tersebut untuk pamerkan jersey ketiga mereka masing-masing.

LEAVE A REPLY