Manchester United Klub Paling Bernilai Tinggi di Eropa

Manchester United tetap jadi klub yang paling bernilai di Eropa. Setan Merah bahkan kalahkan Real Madrid dan Barcelona yang dipenuhi pemain bintang dan kerap merebut banyak trofi bergengsi. 

Manchester United

Berita Liga Inggris – Manchester United punya Enterprise Value (EV) sebesar 3,095 Miliar Euro atau sekitar Rp46,11 Triliun – lebih banyak dari klub manapun di Benua Biru.

Menurut laporan terakhir dari Lembaga Penilaian Klub Sepakbola KPMG, yang gunakan EV untuk membandingkan apa yang dilakukan klub-klub terlepas dari struktur biaya operasi mereka.

Itu juga tak pertimbangkan hasil kompetisi dan bisnis yang diraih setiap klub di musim 2016/17, di mana MU berhasil menangkan trofi Liga Europa dan Piala EFL.

Di era Jose Mourinho ini, persentase EV Manchester United naik tujuh persen, dan tempatkan mereka di atas Real Madrid yang tempati rangking ke dua nilai EV sebesar 2,976 Miliar Euro atau sekitar Rp44,2 Triliun.

Sedangkan Barcelona, ada di posisi ke tiga dengan nilai EV 2,765 Miliar Euro, Bayern Munchen di posisi empat dengan 2,445 Miliar dan Manchester City ada di posisi lima 1,979 Miliar Euro.

Enam dari 10 tim paling bernilai tinggi itu dilaporkan berasal dari Liga Premier, di mana Arsenal ada di posisi enam, diikuti Chelsea di peringkat tujuh, Liverpool di urutan ke delapan dan Tottenham Hotspur di posisi 10.

Laporan itu juga disebutkan, EV dari 32 klub terkemuka Eropa saat ini berada pada level yang cukup masif sebesar 29,9 Miliar Euro, atau naik 14 persen.

“Nilai keseluruhan dari 32 klub sepakbola terkemuka di Eropa menunjukkan, keseluruhan nilai sepakbola sebagai sebuah industri sudah berkembang pesat,” ujar Kepala Olahraga Global KPMG yang juga penulis laporan ini, Andrea Sartori.

“Dalam hal nilai hak media, Liga Premier Inggris bertengger nyaman di puncak liga-liga Eropa, walau liga utama lainnya telah gariskan strategi yang terdefinisi dengan baik untuk bersaing perebutkan perhatian suporter global,” tambahnya.

Namun, diakuinya, tak seperti faktor lainnya, kemampuan individual klub untuk pengaruhi pendapatan penyiaran seringkali terbatas. Ini terlepas dari dampak nyata yang dihasilkan dari pendapatan ini terhadap nilai perusahaan mereka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here