Marc Bartra Harus Absen Akibat Serangan Bom Bus Borussia Dortmund

Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel telah mengungkapkan Marc Bartra harus menepi karena cedera lengan akibat insiden pemboman dekat bus tim.

Marc Bartra

Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel telah mengungkapkan Marc Bartra harus menepi karena cedera lengan akibat insiden pemboman dekat bus tim.

Berita Bola, Liga Jerman – Manajer Borussia Dortmund, Thomas Tuchel ┬átelah mengatakan bahwa ledakan bom pada Selasa malam waktu setempat sebagai “hari yang terburuk”.

Dortmund sedang dalam perjalanan menuju ke stadion Signal Iduna Park untuk melakoni laga perempat final Liga Champions melawan AS Monaco ketika serangan itu terjadi.

Bartra terkena pecahan logam kecil yang tersebar keluar dari bom yang meledak tersebut dan ia memerlukan operasi pada patah tulang di pergelangan tangannya.

Dan bos Dortmund, yang skuadnya akan menghadapi Eintracht Frankfurt di Bundesliga pada Sabtu setempat mengatakan “Sepertinya Marc Bartra baru akan kembali ke tim dalam empat minggu. Dia sebenarnya sudah ingin bermain saat ini.”

Tuchel menambahkan bahwa dia dan skuadnya masih terguncang oleh insiden bom itu yang dicurigai pelakunya adalah teroris.

Tuchel mengatakan: “Saya hanya bisa berbicara untuk diriku sendiri, saya hanya dapat memberitahu anda bahwa hari ini adalah hari terburuk saya.”

“Pagi ini, dan sampai sekarang dan berbicara lagi kepada para pemain tentang ini dan untuk diriku sendiri itu terasa seperti hari terburuk.”

“Saat itu terjadi, itu semacam .. ‘ok’ – tak ada yang tahu apa yang sedang terjadi dan anda hanya perlu melakukan yang harus anda lakukan dan hari berikutnya adalah sedikit seperti berjalan melalui awan.”

“Itu tidak begitu jelas dan saya pikir ini adalah sebuah proses yang akan menemani kita melalui hari-hari dan minggu berikutnya bahwa kita harus menerima bahwa itu akan muncul dan menghilang dan ia datang dalam gelombang dan kadang-kadang anda bisa menjadi sangat emosional tentang hal itu dan kadang-kadang anda dapat merasa saat ini sangat realistis dan kadang-kadang jauh.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here