Neymar Kartu Merah! Konyol Sebabnya

Neymar merasa jadi putra raja di PSG. Kartu kuning pertama karena mulutnya. Masih kurang, ia menyundul pemain lawan.

Neymar, Kartu Merah, PSG
Neymar, Kartu Merah, PSG

Awal musim Neymar yang cemerlang di Paris Saint-Germain tampaknya akan segera berakhir. Pemain asal Brazil itu diusir keluar dalam laga melawan Marseille tadi malam, saat timnya tertinggal 2-1.

Tapi Edinson Cavani – yang retak hubungannya dengan mantan pemain Barcelona tersebut gara-gara rebutan penalti beberapa pekan silam – menyelamatkan pengusiran rekan setimnya dengan satu tendangan bebas di masa injury time guna melanjutkan awal musim PSG yang tak terkalahkan.

Le Parisiens awalnya tertinggal dari satu tembakan jarak jauh yang luar biasa dari Luiz Gustavo, yang membuat Alphonse Areola tak berdaya menggapai ruang kosong.

Tapi Neymar – di tengah stadion yang meriah di Stade Velodrome – menanggapi dengan satu penyelesaian kaki kiri yang menakjubkan melewati Steve Mandanda pada menit 33.

Setelah bermain satu-dua secara cepat dengan Adrien Rabiot, pemain senilai 200 juta pound itu menembak ke sudut bawah gawang.

Namun, kenyataannya adalah PSG tidak pernah merasa nyaman menghadapi tim Olympique Marseille di bawah asuhan Rudi Garcia, tadi malam.

Dan saat kepemilikan bola Rabiot dirampok oleh Clinton N’Jie dengan sisa waktu di bawah 10 menit lagi, umpan silangnya dengan baik dibelokkan ke gawang oleh satu mantan Liga Inggris lainnya, mantan pemain Newcastle United, Florian Thauvin.

Itu tampaknya akan menjadi gol pemenang, terutama setelah Neymar diusir keluar wasit untuk dua kartu kuning dalam selang waktu dua menit.

Pertama, sang pemain Brasil itu tampaknya mengatakan sesuatu yang menyinggung perasaan kepada ofisial pertandingan sebelum diperlihatkan kartu kuning kedua sesaat kemudian setelah menandukkan kepalanya ke arah Lucas Ocampos – menyusul pelanggaran dari sang pemain Argentina – yang kemudian terjatuh ke lapangan. Untung tidak pakai adegan menggelepar-gelepar.

Neymar adalah pemain yang menyebalkan, tapi tindakannya yang berujung dua kartu kuning tadi malam, adalah tindakan bodoh. Ia seharusnya bisa menghindari kedua aksi tersebut, terutama komentar yang tak perlu kepada wasit.

Dengan Neymar kembali di ruang ganti, pemain asal Uruguay Edinson Cavani berhasil menemukan gol penyama kedudukan pada menit ke-91, melepaskan tendangan bebas di atas dinding manusia dan menghantam mistar gawang dulu sebelum masuk, guna mengakhiri laga Ligue 1 semalam yang sangat memikat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here