Pembeli Jersey Neymar di PSG Digetok Harga Selangit

Memanfaatkan momentum, para pembeli jersey baru No 10 Neymar di Paris Saint-Germain akan digetok dengan harga luar biasa tinggi.

Neymar resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain dan, tidaklah mengejutkan, jersey barunya akan membuat para suporter berpikir panjang untuk membelinya.

Neymar telah mengejutkan dunia sepakbola dengan meninggalkan Barcelona setelah empat tahun berada di Camp Nou.

Meskipun menjadi bagian dari trio penyerang yang tangguh (trio MSN) yang mencakup Lionel Messi dan Luis Suarez, bintang asal Brasil ini telah memilih tantangan baru di Ligue 1, Prancis.

Dia akan mengambil seragam No 10 di Parc des Princes, yang sebelumnya dikosongkan menyusul keputusan Zlatan Ibrahimovic untuk bergabung dengan Manchester United, 12 bulan lalu.

Ini juga nomor yang sebelumnya dikenakan oleh Ronaldinho, yang secara ironis meninggalkan PSG untuk Barcelona pada musim panas tahun 2003.

Nike adalah sponsor resmi seragam PSG dan, tidaklah mengejutkan jika mereka memanfaatkan momentum ini guna menetapkan label harga yang luar biasa tinggi bagi para penggemar Prancis untuk bisa mendapatkan jersey pahlawan baru, Neymar.

Jersey replika yang standar sudah dikenakan biaya yang lebih tinggi dari normal di situs resmi mereka, yakni sebesar 64,95 pound (Rp 1,14 juta).

Untuk versi Vapor, tipe yang sama dari pemain pada hari pertandingan, harga tersebut naik menjadi 99,95 pound (Rp 1,75 juta).

Tapi, untuk memiliki seragam replika Neymar JNR, maka bersiaplah untuk merogoh kocek Anda dalam-dalam. Nike membanderol jersey baru itu dengan harga 112,95 pound atau setara dengan Rp 1,98 juta.

Itu artinya, jika 1,7 juta orang membelinya seragam baru Neymar tersebut, maka PSG akan mendapatkan kembali uang yang sudah mereka keluarkan untuk memboyong mantan pemain Santos itu.

PSG akan memiliki cukup banyak cara untuk mendapatkan uang mereka kembali, padahal seragam kandang mereka bahkan tidak mencapai 10 besar tim-tim Eropa untuk penjualan musim lalu.

Dua raksasa Serie A yang tengah terseok-seok, AC Milan dan Inter Milan, bahkan mampu menjual lebih banyak jersey ketimbang mereka.