Trump Bikin AS Diragukan Jadi Host Piala Dunia 2026

Adubola.com – Amerika Serikat dinilai tidak cocok untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Ini tak lain terkait dengan kebijakan dalam negeri Presiden AS yang baru, Donald Trump.

fifaAdubola.com – Amerika Serikat dinilai tidak cocok untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Ini tak lain terkait dengan kebijakan dalam negeri Presiden AS yang baru, Donald Trump.

Diungkapkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kebijakan larangan perjalanan yang diterapkan Donald Trump bisa berdampak pada tertutupnya peluang Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Draft kebijakan terbaru presiden AS terkait imigrasi, telah melarang orang-orang yang telah lakukan perjalanan dari Iran, Suriah, Somalia, Sudan, Yaman dan Libya, untuk memasuki negara itu.

Karena itu pula, FIFA telah menunda proses penawaran kepada AS untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2026 mendatang. Namun, FIFA berharap AS akan jadi bagian warga dunia yang mengedepankan nama mereka untuk pesta olahraga akbar tersebut.

“Tim yang lakukan kualifikasi untuk Piala Dunia, harus punya akses kepada banyak negara. Kalau tidak, tidak akan ada Piala Dunia. Itu sudah jelas,” tandas Infantinoo kepada wartawan di London.

“Saya sangat menghormati Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat. Saya sangat menghormati apa yang dilakukannya. Dia bertanggung jawab, bersama-sama dengan pemerintah untuk mengambil kebijakan terbaik bagi negaranya. Itu sebabnya, dia-lah yang terpilih,” tambahnya.

Menurutnya, saat inii FIFA tengah dalam proses mendefinisikan persyaratan tawaran. Infantino mengerti benar, di dunia ini ada banyak negara yang memiliki larangan, seperti larangan perjalanan maupun persyaratan visa.

Infantino kembali tekankan, saat datang ke kompetisi FIFA, sebuah tim -termasuk para pendukung dan pejabat dari tim yang penuhi syarat untuk jadi tuan rumah Piala Dunia, harus punya akses ke negara-negara lain. Ini pastinya sulit akan diterapkan di AS jika ada larangan perjalanan.

“Dan kemudian masing-masing negara bisa membuat keputusan, apakah mereka ingin menawar atau tidak berdasarkan persyaratan itu,” ujarnya.

AS saat ini dilaporkan tengah pertimbangkan tawaran menjadi host bersama, dengan Meksiko dan Kanada. Tapi, tampaknya, larangan perjalanan yang diterapkan Trump juga bisa pengaruhi harapan Los Angeles untuk jadi tuan rumah Olimpiade 2024.

Sementara, rencananya FIFA akan menggelar ajang Piala Dunia di sejumlah negara, kecuali Eropa dan Asia, dalam waktu sembilan tahun setelah Piala Dunia Rusia 2018 dan Qatar di tahun 2022.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here