UEFA Segera Investigasi PSG Terkait Transfer

UEFA segera investigasi Paris Saint-Germain terkait aktivitas transfer yang dilakukan raksasa Ligue 1 itu di musim panas ini.

UEFA akan membuka penyelidikan Financial Fair Play terhadap Paris Saint-Germain, terkait kedatangan dua pemain mahal ke Parc des Princes, Neymar dan Kylian Mbappé.

Klub asal kota Paris itu pecahkan rekor transfer dunia dengan datangkan Neymar dari Barcelona. PSG sebagai klub yang didukung investasi Qatar yang signifikan, kemudian datangkan pemain remaja sensasional, Kylian Mbappé, yang dipinjamnya dari AS Monaco, dengan opsi permanen di musim depan.

Tingkat pengeluaran PSG ini telah memancing spekulasi mengenai apakah PSG bisa patuhi peraturan Fair Fair Play (FFP) yang ditetapkan UEFA. Padahal pada tahun 2014 lalu, klub itu sudah mendapat sanksi denda karena melanggar aturan yang sama.

“Bagian Investigasi Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA telah membuka penyelidikan formal kepada Paris Saint-Germain, sebagai bagian dari pemantauan klub yang sedang berlangsung berdasarkan peraturan Financial Fair Play (FFP),” demikian ungkap UEFA.

Investigasi itu sendiri akan fokus pada kepatuhan klub dengan persyaratan impas, terutama mengingat aktivitas transfer terakhirnya.

Dalam beberapa bulan mendatang, bidang investigasi Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA akan bertemu secara rutin untuk mengevaluasi semua dokumentasi yang berkaitan dengan kasus ini, secara hati-hati.

UEFA menganggap, FFP sebagai mekanisme tata kelola penting yang bertujuan untuk pastikan keberlanjutan keuangan sepakbola klub Eropa. Meski demikian, UEFA tak mau berkomentar lebih lanjut mengenai masalah ini, sementara penyelidikan sedang berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here