Kalah Melulu, Mauricio Pochettino Enggan Salahkan Bukunya

Mauricio Pochettino tolak anggapan bahwa hasil negatif Tottenham Hotspur merupakan imbas dari terbitnya buku mengenai perjalanan dirinya bersama tim itu pada musim lalu.

Mauricio Pochettino tegaskan tak ada kaitannya antara turunnya performa Tottenham Hotspur dengan penerbitan buku biografinya.
Mauricio Pochettino tegaskan tak ada kaitannya antara turunnya performa Tottenham Hotspur dengan penerbitan buku biografinya.

Mauricio Pochettino membantah turunnya performa Tottenham Hotspur belakangan ini merupakan imbas dari diterbitkan rahasia permainan Spurs musim lalu dalam buku biografinya.

Setelah meraih hasil impresif, termasuk kalahkan Liverpool dan Real Madrid, Spurs perlahan mulai melepas pedal gas mereka. Dalam lima laga terakhir mereka di Liga Inggris, Spurs hanya raih satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara tiga laga lainnya berakhir kekalahan.

Meski demikian, Pochettino enggan kaitkan hasil negatif yang diraih Spurs belakangan ini dengan terbitnya buku ‘Brave New World’ yang menceritakan mengenai perjalanannya bersama Spurs musim lalu.

Pochettino tegaskan, kedua hal tersebut sama sekali tidak berhubungan. Ia yakin, saat ini Spurs hanya alami periode buruk yang biasa dialami tim lain. “Ketika buku saya diterbitkan, ada pendapat yang berbeda mengenai hal itu. Kami kalahkan Real Madrid dan Liverpool, dan kami mendapatkan hasil yang luar biasa,” ujar Pochettino jelang perjalanan mereka ke kandang Watford.

“Pertama-tama saya ingin berterima kasih pada orang-orang yang mengarang berita seperti ini, karena itu publisitas tambahan bagi buku saya. Kami bisa lebih banyak membantu orang lain, karena semua uang hasil penjualan buku tersebut akan disumbangkan,” tambahnya.

“Terima kasih atas hal itu, dalam periode jelang Natal ini kami bisa membantu lebih banyak orang yang membutuhkan jika kami bisa menjual lebih banyak buku,” tegas pelatih asal Argentina tersebut.

Pochettino juga menolak anggapan yang menyebutkan, saat ini jadi periode tersulitnya di Tottenham sejak ia mengambil alih kepemimpinan di klub itu pada 2014 silam. “Tidak. Dengar, kami finish di peringkat pertama di grup Liga Champions, kalahkan Real Madrid yang mana hal itu bersejarah bagi klub. Kemudian, kami juga kalahkan Borussia Dortmund dan APOEL,” ujar Poch.

“Perjalanan masih panjang hingga akhir musim nanti. Memang benar kami kesulitan mendapat hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, tapi itu hal yang normal bagi setiap tim. Mereka semua bisa alami kesulitan pada satu tahapan tertentu sepanjang 10 bulan berkompetisi,” tegasnya.

“Sekarang saya merasa tenang dan itu normal. Tanggung jawab saya adalah, bisa mengubah dinamika dengan para pemain, menerima apapun yang dikatakan orang lain, sama ketika Anda memberi pujian pada kami ketika kami kalahkan Liverpool dan Real Madrid dalam pertandingan besar,” aku Pochettino.

“Keseimbangan jadi hal yang paling penting. Saya menaruh kepercayaan kepada para pemain. Mereka percaya pada klub dan kami adalah hal pekerjaan yang kami lakukan. Ini hanyalah periode buruk, namun kami perlu bekerja kerasa untuk mengubah keadaan,” tegasnya lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here