Dua Dari Tiga Pembantai Barcelona Berulangtahun

182

Adubola.com – Ruang ganti PSG berisik usai kemenangan 4-0 atas Barcelona. Selain karena menang juga karena dua dari tiga pencetak gol mereka berulangtahun. Siapa?

Liga Champions  - Dua Dari Tiga Pembantai Barcelona Berulangtahun

Adubola.com – Ruang ganti PSG berisik usai kemenangan 4-0 atas Barcelona. Selain karena menang juga karena dua dari tiga pencetak gol mereka berulangtahun. Siapa?

Duo striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani dan Angel Di Maria, merayakan ulang tahun mereka pada 14 Februari dengan penuh gaya.

Bukan saja mereka merayakan tanggal lahir mereka, namun pasangan itu juga merayakan kemenangan yang sangat penting dan mungkin bersejarah di Liga Champions.

PSG benar-benar menghancurkan Barcelona di leg pertama babak 16 besar, Selasa malam waktu Paris, mencabik-cabik klub Spanyol itu dengan skor 4-0.

Dua gol dari Di Maria, satu gol dari penandatanganan Januari Julian Draxler dan satu lagi dari Cavani mengejutkan dunia sepakbola.

Dan, seperti yang diharapkan, ruang ganti PSG pun berisik oleh sorak sorai di peluit akhir.

Kepada Di Maria (29) dan Cavani (30) diberikan kue ulang tahun masing-masing saat rekan-rekan satu tim mereka bersorak-sorak dan melompat-lompat di sekitar mereka.

Ini menimbulkan pertanyaan – apakah mereka masih akan menerima kue ulang tahun itu jika mereka kalah?

Barcelona memiliki hari penebusan pada 8 Maret – tetapi dengan agregat sementara 4-0 maka mereka akan memiliki pekerjaan yang sangat amat berat.

Angel di Maria berusia 29 tahun. Ia dilahirkan 14 Februari 1988 di Rosario, Argentina. Sementara itu Edinson Cavani berusia 30 tahun. Ia lahir tanggal yang sama di Salto, Uruguay, 30 tahun silam.

Lihat videonya di bawah ini:

Barcelona mengalami salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah Liga Champions dengan skor 4-0 di tangan PSG, Selasa malam, di Parc des Princes, Paris.

Klub Catalan itu sekarang membutuhkan sebuah keajaiban untuk bisa lolos ke perempat final saat kedua tim bertemu di leg kedua pada 8 Maret. Jika tidak, maka Barcelona akan tersisih lebih cepat dari Liga Champions, mengingatkan saat mereka tersingkir di putaran 16 besar pada musim 2006-07 di tangan Liverpool.

Kekalahan dengan skor besar ini membangkitkan kenangan kekalahan Barcelona 4-0 di tangan Bayern Munich pada semi final Liga Champions 2012-13 leg pertama. Seperti malam itu di Jerman, Barcelona kalah energi sejak awal sampai akhir dan tidak bisa menyamai keinginan dan energi yang ditunjukkan oleh lawan Prancis mereka itu, yang tampil luar biasa.