Mantan Inter Perosotkan Celana Usai Kalah Taruhan Barcelona

Mantan pemain Inter Milan dan AS Roma ini harus memperosotkan celana di depan TV setelah kalah taruhan soal nasib Barcelona di 16 besar Liga Champions

Mantan Inter - Barcelona

Adubola.com – Mantan pemain Inter Milan dan AS Roma ini harus memperosotkan celana di depan TV setelah kalah taruhan soal nasib Barcelona di 16 besar Liga Champions.

Barcelona berhasil menjungkirkan banyak prediksi soal peluang lolos mereka ke perempat final, termasuk ramalan mantan pemain Inter Milan dan AS Roma ini, Herbert Prohaska.

Seluruh dunia masih berbicara tentang kemenangan comeback luar biasa Barcelona melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, dan mereka mungkin masih akan mendiskusikannya selama beberapa waktu lagi.

Semua orang tampaknya memiliki cerita tentang apa yang akan mereka lakukan ketika Sergi Roberto berhasil mencetak gol YANG memastikan kemenangan pada menit ke-95 untuk menghancurkan hati rakyat Paris dan mengirim Barca lolos. Dan mungkin setidaknya ada satu momen ketika Anda mengatakan kepada orang di sebelah bahwa tidak tim asal Catalan itu tidak mungkin lolos.

Tapi yang terpenting, Anda mungkin tidak melakukan apa yang dilakukan pada komentator dari televisi Austria, ORF Sport.

Panelis TV mereka – termasuk legenda Austria Herbert Prohaska, mantan pemain Inter Milan dan Roma dan orang yang memimpin Austria ke Piala Dunia 1998 – mengklaim bahwa mereka akan “melakukan perosotan celana ala Gary Lineker” sampai tinggal celana dalam saja jika Barca berhasil bangkit kembali dan menang.

Dan mereka melakukannya.

Liga Champions  - Mantan Inter Perosotkan Celana Usai Kalah Taruhan Barcelona

Gary Lineker pernah tampil di depan Match of the Day dengan hanya celana dalamnya saja setelah Leicester City memenangkan Liga Inggris musim lalu, tapi panel Austria tampak sedikit lebih malu daripada legenda Inggris itu. Jadi mereka tetap mengenakan atasan, dan bukan hanya celana boxer saja seperti yang Garu Lineker lakukan, di akhir pertandingan.

Rekaman itu akhirnya dihapus dari ORF Sport, tetapi tidak sebelum banyak pemirsa membantu merekamnya untuk cerita di kemudian hari kepada anak cucu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here