Pelatih Arsenal Berusaha Jelaskan Kekalahan 5-1

Adubola.com – Arsenal menjelang tersingkir di babak 16 besar Liga Champions untuk KETUJUH KALINYA berurutan setelah kalah 5-1 tadi malam.

Bayern Munchen vs Arsenal

Adubola.comArsenal menjelang tersingkir di babak 16 besar Liga Champions untuk KETUJUH KALINYA berurutan setelah kalah 5-1 tadi malam.

Arsenal “secara mental jatuh”, kata manajer Arsene Wenger, setelah menderita gol demi gol di laga leg pertama 16 besar di Allianz Arena, Kamis dinihari WIB.

The Gunners mengalami kekalahan 5-1 di kandang Bayern Munchen tadi malam, yang mencakup empat gol di babak kedua setelah mereka kehilangan bek Laurent Koscielny akibat cedera.

Ini membuat mereka menghadapi eliminasi di babak 16 besar Liga Champions untuk musim ketujuh kalinya berturut-turut.

“Sulit untuk dijelaskan,” kata Wenger kepada BT Sport.

“Tepat sebelum babak pertama kami memiliki dua peluang bagus untuk mencetak gol. Kami kembali dan bermain dengan baik.”

“Di babak kedua kami kehilangan Koscielny sangat cepat – ia ditarik keluar saat posisi 1-1 – dan akhirnya kami runtuh. Bayern adalah tim yang lebih baik dari kami juga…”

“Saya merasa gol ketiga adalah pembunuh bagi para pemain kami karena setelah itu kami tidak punya respons.”

Arjen Robben membawa Bayern memimpin, tapi Arsenal melawan dan menyamakan kedudukan ketika Alexis Sanchez menyelesaikan satu kegagalan penalti dengan serangan ke tiang jauh dari hasil bola liar.

Namun, di babak kedua The Gunners menyerah saat Bayern unggul dalam jangka waktu 10 menit selama Robert Lewandowski kembali membawa Bayern memimpin sebelum Thiago Alcantara mencetak dua gol.

Pemain pengganti Thomas Muller mencetak gol terlambat untuk secara hampir pasti menyingkirkan pasukan Arsene Wenger.

Ketika ditanya apakah Arsenal membutuhkan “keajaiban” untuk bisa lolos ke perempat final, Wenger menjawab: “Tentu saja.”

Si pelatih Prancis itu hanya mengizinkan tiga pertanyaan dalam wawancara resmi pasca-pertandingan, yang berlangsung kurang dari tiga menit. Durasi yang kurang lebih sama dibutuhkan antara gol Robert Lewandowski dan gol pertama Thiago Alcantara.

Begitulah nasib Meriam London tadi malam.