Zinedine Zidane Tak Sabar Reuni dengan Juventus

Real Madrid sejauh ini jadi tim yang paling sering mengangkat trofi Liga Champions dibandingkan tim-tim papan atas Eropa lainnya. Kini, mereka kembali punya peluang untuk pertahankan gelar mereka dalam pertandingan final yang akan digelar di Cardiff, Wales, bulan depan.

Real Madrid sejauh ini jadi tim yang paling sering mengangkat trofi Liga Champions dibandingkan tim-tim papan atas Eropa lainnya. Kini, mereka kembali punya peluang untuk pertahankan gelar mereka dalam pertandingan final yang akan digelar di Cardiff, Wales, bulan depan.

Berita Bola, Liga Champions – Sampai saat ini, Real Madrid tercatat sudah 11 kali menjadi juara Liga Champions. Kemenangan El Real menuju final kedua berturut-turut kali ini relatif berjalan mulus, walau mereka memang butuhkan dua gol kontroversial untuk atasi lawan beratnya di perempatfinal, Bayern Munchen, lewat babak perpanjangan waktu.

Saat itu, kemenangan Madrid dibukukan lewat hattrick bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, yang kemudian tempatkan skuad Zinedine Zidane itu di ambang final, lewat tiga kemenangan atas Atletico.

Di final nanti, Real Madrid sudah ditunggu Juventus, yang sebelumnya unggul agregat 4-1 atas AS Monaco. Juventus kini berambisi untuk meraih gelar juara Liga Champions-nya yang pertama setelah 21 tahun.

Final inipun seakan ulangan final di tahun 1998 lalu, saat El Real mengangkat trofi Liga Champions ke tujuhnya -itupun setelah menunggu 32 tahun- dan berterima kasih pada gol Predrag Mijatovic. Selain itu, bagi Zinedine Zidane, laga final nanti juga menjadi momen reuni antara pelatih Real Madrid itu dengan bekas klubnya, Juventus.

“Juventus jadi klub yang sangat penting dalam karir saya. Bagi saya, mereka klub yang telah memberikan saya segalanya. Pertandingan final nanti pasti akan menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar Zidane yang bermain untuk Juve antara tahun 1996 dan 2001 itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here