Arema FC Terancam Sanksi Pengurangan Poin

392

Pada pekan terakhir finansial Arema FC jadi pusat perhatian. Karena, banyak kabar mengatakan anjloknya performa tim lantaran belum gajian.

Liga Indonesia  - Arema FC Terancam Sanksi Pengurangan Poin

Berita Liga Indonesia – Dari 9 pertandingan Arema FC cuma bisa menang 4 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah. Dan akibatnya, Arema turun ke peringkat ke-11 klasemen sementara Gojek-Traveloka Liga 1.

Disampil faktor teknis, diduga ada unsur non-teknis yang mempengaruhi menurunnya penampilan tim berjuluk Singo Edan itu.

Berita kurang mengenakkan sempat muncul tentang tidak lancarnya keuangan Arema FC yang mengakibatkan gaji para pemain tertahan. Hal ini disinyalir sebagai salah satu penyebab utama kenapa performa juara Piala Presiden 2017 ini turun drastis.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo telah menekankan bila hal itu tidaklah benar sebab hingga sekarang gaji pemain masih aman karena biaya gaji ditutupi oleh subsidi kompetisi dan sponsor terakhir yang baru didapatkan.

Tetapi, pemain Arema malah kecewa dengan pernyataan itu. Lantaran sampai sekarang pemain Singo Edan baru mendapatkan 50 persen gaji dari satu bulan yang diberikan akhir bulan lalu. Sebenarnya masih masih ada sekitar dua bulan tunggakan gaji yang belum dibayar.

Namun, pemain Arema tidak berani menyampaikan secara terbuka kepada media. Seolah memang sudah jadi budaya apabila terjadi keterlambatan gaji, para pemain cuman melampiaskannya melalui status di media sosial.

Apabila hal ini benar adanya maka Arema – juga klub lain, terancam sanksi pengurangan poin jika terbukti terlambat membayar gaji para pemainnya.

LEAVE A REPLY