Bima Sakti Atasi Kendala Bahasa dengan Cara Ini

143

Legenda sepakbola Indonesia, Bima Sakti, kini abdikan dirinya pada tim nasional. Ia akan dampingi Luis Milla, pelatih baru asal Spanyol yang tentunya punya cara berkomunikasi berbeda.

Liga Indonesia  - Bima Sakti Atasi Kendala Bahasa dengan Cara Ini

Legenda sepakbola Indonesia, Bima Sakti, kini abdikan dirinya pada tim nasional. Ia akan dampingi Luis Milla, pelatih baru asal Spanyol yang tentunya punya cara berkomunikasi berbeda.

Adubola.com – Bima Sakti ditunjuk jadi asisten pelatih Timnas Indonesia, mendampingi Luis Milla dan akan bekerja sama dengan dua asisten pelatih lainnya yang juga berasal dari Spanyol.

Meski ini pengalaman baru baginya, Bima Sakti mengaku yakin akan bisa atasi kendala bahasa dan tak akan hadapi masalah besar terkait hal ini. Terutama dalam hal membantu pelatih Luis Milla benahi tim Garuda.

Diungkapkan mantan bintang PSPS Pekanbaru itu, memang ada perbedaan bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi. Jika Luis Milla bicara dalam bahasa Spanyol, maka Bima Sakti sama sekali tak terbiasa, bahkan tak bisa bercakap-cakap dalam bahasa itu.

Sejauh ini hanya Eduardo Perez, asisten pelatih yang juga berasal dari Spanyol, yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi sehari-hari.

Bima Sakti pun tak kehabisan akal. Setiap hari, kini Bima Sakti kini belajar bahasa Spanyol, dan terus mengantongi kamus bahasa Spanyol dalam saku atau tasnya, untuk keperluan sehari-hari. Bima Sakti sebenarnya tak perlu pusing-pusing, karena ada penerjemah yang selalu berada di samping Luis Milla. Hanya saja, menurutnya, proses komunikasi jadi lebih panjang.

“Saya beli kamus Spanyol. Saya pikir tidak ada masalah. Eduardo juga bisa bahasa Inggris,” ujar Bima Sakti yang juga mantan bintang Timnas Indonesia itu.

Mengenai perannya sebagai asisten pelatih tim nasional, Bima Sakti mengaku tidak terlalu terkejut dengan tugas itu. Pasalnya, Bima Sakti pernah merangkap sebagai pemain dan asisten pelatih saat ia masih membela Persiba Balikpapan.

“Sekarang jadi asisten lagi, dan ini jadi kesempatan bagi saya untuk belajar. Luis Milla sudah tunjukkan programnya, dan saya pikir itu sangat baik,” tambahnya.