Sanksi Pelaku Sepak Bola Gajah Telah Dicabut PSSI

16

Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI telah mencabut hukuman yang diberikan kepada PSS Sleman dan PSIS Semarang, pelaku skandal sepak bola gajah pada kompetisi Divisi Utama 2014.

Liga Indonesia - Sanksi Pelaku Sepak Bola Gajah Telah Dicabut PSSI

Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI telah mencabut hukuman yang diberikan kepada PSS Sleman dan PSIS Semarang, pelaku skandal sepak bola gajah pada kompetisi Divisi Utama 2014.

Adubola.com – Keputusan pencabutan hukuman itu dikonfirmasi oleh CEO PSIS, Yoyok Sukawi. Dia mengatakan keputusan tersebut sudah ditunggu-tunggu para pemain, pelatih, dan juga ofisial.

Menurut Yoyok Sukawi, pemain, pelatih, dan juga ofisial telah menjadi korban dalam kasus yang membuat dunia sepak bola geger.

Yoyok membenarkan bahwa sudah dikabulkan sehubungan permohonan peninjauan kembali dan diberi pengampunan. Suratnya telah diterima klub Minggu kemarin.

Anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Dwi Irianto juga mengkonfirmasi tentang pengampunan hukuman itu. Dia menilai seiring dengan dicabutnya sanksi maka pelaku sepak bola yang sebelumnya turut terlibat dapat kembali aktif di persepakbolaan Indonesia.

Hanya saja Dwi Irianto tak mau memberikan keterangan rinci tentang dasar-dasar apa yang dijadikan pencabutan sanksi itu, karena hal itu bukan wewenang dari Komdis PSSI.

Dwi Irianto juga mengatakan keputusan itu adalah hak preogratif dari Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Tak lupa dia juga mengucapkan selamat dan mengapersiasi keputusan tersebut.

Telah kita ketahui, Komdis PSSI memberikan sanksi berat terhadap para pelaku sepak bola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, 26 Oktober 2014.

Pada pertandingan babak 8 Besar Divisi Utama kala itu, PSS menang 3-2, tetapi kelima gol terjadi akibat aksi bunuh diri.

Sejumlah pelaku sepak bola kedua klub tersebut dari manajer, pelatih sampai pemain diberikan sanksi larangan bermain sepak bola resmi selama lima tahun sampai seumur hidup.

Seperti eks kapten Timnas, Hery Kiswanto yang dihukum seumur hidup ketika melatih PSS Sleman saat itu.