Luis Milla Terkendala Bahasa

Timnas Indonesia baru saja kedatangan pelatih anyar asal Spanyol, Luis Milla Aspas. Masalah bahasa dinilai akan jadi kendala dalam proses latihan yang dilakukan pelatih berusia 50 tahun itu.

Timnas Indonesia baru saja kedatangan pelatih anyar asal Spanyol, Luis Milla Aspas. Masalah bahasa dinilai akan jadi kendala dalam proses latihan yang dilakukan pelatih berusia 50 tahun itu.

Adubola.com – Namun, Luis Milla mengaku tak akan jadikan bahasa sebagai masalah serius yang akan menghambatnya dalam jalankan tugas di Indonesia.

Sebelum akhirnya ditunjuk PSSI untuk latih timnas, Luis Milla harus bersaing dengan Luis Fernandez -mantan pemain Paris Saint Germain, RC Paris dan Cannes, yang sama-sama jadi kandidat kuat pelatih Tim Garuda. Apalagi, Luis Fernandez punya setumpuk pengalaman melatih, yakni bersama Cannes, PSG, Espanyol, Al Rayyan, Beitar Jerusalem, Real Betis, Reim, Timnas Israel dan Guniea.

Namun, pilihan akhirnya jatuh pada Luis Milla, yang memang lebih gencar jadi favorit pelatih Indonesia. Luis Milla yang mantan gelandang bertahan di Barcelona (1984-1990), Real Madrid (1990-1997) dan Valencia (1997-2001) itu, direkrut PSSI dengan masa kontrak dua tahun. Ia akan diprioritaskan tangani Timnas U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Sebagai pelatih, Luis Milla pernah mengasuh Pucol, tim yunior Spanyol (U19, U20, U21, dan U23), Al Jazira dan Real Zaragoza. Karirnya sebagai pelatih diawali dengan menjadi asisten pelatih di Getafe.

“Saya tahu ada kendala dalam bahasa. Tapi saya akan berikan yang terbaik, termasuk mengatasi kendala bahasa ini,” ujar Luis Milla yang selalu ditemani penerjemah itu.

Luis Milla juga yakin, sepakbola merupakan bahasa internasional. Dengan sepakbola, warga internasional bisa saling mengerti karena gunakan bahasa universal yang bisa dipahami.

Ia tercatat pernah membawa Timnas U-21 Spanyol menjadi juara Mediterranean Games U-21/2011 dan Piala Eropa U-21/2009. Sementara di ajang Piala Eropa U-19 2010, ia mengantar timnas U-19 Spanyol runner-up.

Meski demikian, Luis Milla dijadualkan akan mulai bekerja di Timnas Indonesia pada 8 Februari. Di awal tugasnya, Luis Milla dikabarkan akan bertemu dengan pelatih-pelatih tim yang di Indonesia untuk mendapatkan informasi mengenai para pemain Indonesia.