10.000 Kursi Kosong di Arsenal Akhir Pekan Ini

Adubola.com – Arsenal akan kehilangan sekitar 10.000 pendukungnya saat laga Liga Inggris di Stadion Emirates akhir pekan ini dengan semakin banyak pendukung murka.

Arsene Wenger

Adubola.comArsenal akan kehilangan sekitar 10.000 pendukungnya saat laga Liga Inggris di Stadion Emirates akhir pekan ini dengan semakin banyak pendukung murka.

Arsenal sudah diingatkan bahwa mungkin ada 10.000 kursi kosong untuk laga Liga Inggris melawan Hull City pada Sabtu malam, saat rasa apatis menyebar di kalangan fans.

Keresahan di antara pendukung Arsenal semakin bertambah setelah klub kini tertinggal 12 poin di belakang Chelsea, menyusul kekalahan di Stamford Bridge dan yang dapat menyebabkan penggemar enggan datang ke stadion.

Kekalahan di Stamford Bridge telah melihat tantangan trofi The Gunners lenyap begitu saja pada bulan Februari, dengan tim asuhan Arsene Wenger kini tertinggal dari Chelsea sebanyak 12 poin dan kini kesulitan untuk bertahan di empat besar Liga Inggris.

Meskipun terus didesak untuk pergi, Arsene Wenger malah menyerukan persatuan di antara para pendukung dan memicu kontroversi baru – dengan mendesak The Gunners yang setia untuk meniru penggemar Tottenham yang berdiri sepenuhnya di belakang tim mereka.

Arsenal akan menghadapi Bayern Munchen di babak sistem gugur Liga Champions pekan depan saat mereka berjuang untuk menghindari tersingkir keluar dari babak 16 besar untuk musim ketujuh berturut-turut.

Frustrasi mendidih di antara para penggemar dan akan ada banyak yang memilih untuk enggan datang ke stadion guna menunjukkan sikap mereka, menurut salah satu kelompok fans, Arsenal Supporters Trust.

Juru bicara Tim Payton telah mengatakan kepada London Evening Standard: “Dengan komposisi suporter hari ini, protes paling mungkin adalah berupa kursi kosong.”

“Fans dengan siapa saya berbicara merasa sangat frustrasi tapi tidak ada keinginan untuk melansir protes besar yang ditujukan langsung pada Arsene Wenger, setelah semua yang dia berikan terhadap klub, dan hasilnya adalah bahwa banyak penggemar tidak tahan lagi dengan hasilnya setiap pekan.”

Seperti banyak klub lain, Arsenal mengungkapkan kehadiran di hari pertandingan melalui jumlah tiket terjual – tapi jumlah tiket itu tidak selalu mencerminkan kehadiran resmi.

Sebuah laporan Polisi Metropolitan tahun 2014 menyarankan angka rata-rata sekitar 5.000 orang lebih sedikit daripada jumlah resmi yang menyatakan sekitar 60.000.

Payton melanjutkan dengan mengatakan: “Tambahkan fakta itu dengan jam kick-off di akhir pekan yang dingin melawan musuh yang biasa saja, maka jumlah penonton bisa jatuh 10.000 di bawah kapasitas.”

“Sejumlah besar pemegang tiket terusan saat ini pilih-pilih laga mana yang mereka ingin tonton dan didorong oleh sikap apatis dan ada perasaan bahwa klub tidak akan pergi ke mana-mana, tetapi ini juga mencerminkan perubahan dalam basis fans.”