Antonio Conte Siksa Pemain Sampai Terkapar di Lapangan

Seorang pemain Chelsea dikabarkan terkapar di lapangan akibat ‘disiksa’ dalam sesi latihan oleh sang pelatih, Antonio Conte.

Liga Inggris  - Antonio Conte Siksa Pemain Sampai Terkapar di Lapangan

Pelatih Chelsea, Antonio Conte, selama ini memang dikenal sebagai manajer yang keras dan disiplin kepada anak asuhnya. Bukan itu saja, Conte pun dikabarkan sering memberi bobot latihan yang luar biasa berat dan menyiksa kepada skuadnya.

Akibat latihan keras yang diterapkan pelatih asal Italia itu, seorang pemain muda Chelsea yang masih berusia 20 tahun, Charly Musonda, diberitakan sampai terkapar di lapangan akibat kelelahan. Hal ini terjadi dalam sebuah sesi latihan the Blues selama tur pramusim di Singapura saat ini.

Foto Musonda tengah tergeletak di atas tanah sempat diposting seorang wartawan, Simon Johnson, ke media sosial. Dalam caption foto tersebut diungkapkan, gelandang serang tersebut tengah kelelahan usai ‘mendapat siksaan’ dari Conte.

“Musonda terkapar karena kehausan setelah ia harus jalani rangkaian drill sprint yang sangat intens. Memang demikian kehidupan di bawah kendali Conte,” demikian ungkap Simon Johnson.

 

Sebelumnya diberitakan, gaya latihan yang diterapkan Conte seakan cukup keras, dan membuat sejumlah pemain the Blues sempat terkaget-kaget dengan cara yang diterapkan mantan pelatih Juventus dan Timnas Italia itu.

Liga Inggris  - Antonio Conte Siksa Pemain Sampai Terkapar di Lapangan

Namun tak sedikit pula yang menyukainya. Beberapa waktu lalu, kiper Thibaut Courtois mengaku sangat senang dapat bermain di bawah asuhan Conte yang terapkan gaya menuntut ke dalam klub. “Akan lebih baik jika anda punya manajer yang selalu banyak menuntut,” tandas Courtois kepada Sky Sports beberapa waktu lalu.

“Anda harus berada pada performa optimal anda di setiap pekan, dan itulah yang membuat anda jadi juara. Jika anda punya seorang pelatih yang tidak menuntut, maka kadang-kadang anda akan lebih santai dan bisa kehilangan permainan,” tambah pemain asal Belgia itu.

 

LEAVE A REPLY