Ini Mimpi Buruk Arsene Wenger di China

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku seakan tengah mendapat mimpi buruk, saat skuadnya bertumbangan akibat ‘keracunan makanan’ dalam tur pramusim di China.

Ya, ini benar-benar mimpi buruk bagi Arsene Wenger. Setelah suka-cita pramusim di Australia, skuad the Gunners malah bertumbangan di China -lokasi pramusim berikutnya. Beberapa pemain harus mendapat perawatan akibat dugaan keracunan makanan.

Saat ini, Arsenal kehilangan Olivier Giroud dan Per Mertesacker yang bahkan tak muncul dalam pertandingan melawan Bayern Munchen, yang dimenangkan the Gunners lewat drama adupenalti, 3-2. Keduanya mengalami sakit akibat dugaan itu.

Selain itu, ada pula Sead Kolasinac yang harus ditarik keluar di babak pertama, karena kondisinya yang terus menurun akibat salah makan tersebut. Sedangkan dua lainnya; Theo Walcott dan Aaron Ramsey, masih bisa memaksakan diri untuk tetap bermain walau harus menahan rasa sakit.

“(Mohammed) Elneny bermain di belakang karena bek tengah kami – satu orang di antaranya sakit karena keracunan makanan, dan kami harus mengirimnya kembali ke hotel. Lalu, (Laurent) Koscielny bermasalah dengan punggungnya. Jadi, mereka tidak tersedia untuk kami,” tandas Wenger.

“Giroud sudah sakit dan harus menginap di hotel. Kolasinac juga sakit. Walcott, Aaron, mereka semua mengalami keracunan makanan. Sejauh ini, dokter mendiagnosa itu karena keracunan makanan,” tambahnya.

Selain para pemain itu, Wenger juga kehilangan asistennya, Steve Bould, harus kembali ke Inggris usai mengungkapkan bahwa asisten bos Steve Bould telah kembali ke rumah. “Steve Bould punya hernia di bagian lehernya, dan harus jalani pengobatan di Australia, tapi dia tidak bisa lanjutkan perjalanan. Dia pulang ke rumah pada Sabtu (15/7) lalu, kondisinya baik-baik saja,” uajr Wenger.

The Gunners saat ini tengah berada di Shanghai selama empat hari, dan harus merasakan berlatih dan bertanding di bawah suhu yang cukup panas, sekitar 36 derajat Celcius. Di saat mereka tengah berusaha tingkatkan kondisi di tur pramusim ini, sebagian skuad Arsenal malah alami keracunan makanan.

Setelah dari Shanghai, Arsenal akan lanjutkan perjalanan mereka ke Beijing, di mana mereka akan bertanding melawan Chelsea. “Jika Anda bertanya kepada saya apakah ini cara ideal untuk mempersiapkan fisik tim, saya katakan pasti tidak. Kami bisa bertemu penggemar dari seluruh dunia, dan ikatannya lebih erat karena kami ada di sebuah kota bersama-sama ┬áselama dua pekan,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here