Arsene Wenger Minta Suporter Arsenal Bersatu Kembali

17

Sukses mengalahkan Chelsea di Piala Community Shield melalui adu penalti, Arsene Wenger meminta para suporter Arsenal untuk kembali bersatu.

Liga Inggris  - Arsene Wenger Minta Suporter Arsenal Bersatu Kembali

Arsene Wenger mengaku senang bisa memenangi Community Shield melawan juara Liga Inggris Chelsea, serupa dengan kemenangan di Piala FA pada Mei silam.

Laga yang berlangsung di Wembley itu berkesudahan imbang 1-1 di waktu reguler setelah Sead Kolasinac mampu menyamakan gol Victor Moses, dua menit setelah Pedro Rodriguez dikartumerah.

Pertandingan pun harus diselesaikan melalui adu penalti dan Thibaut Courtois serta Alvaro Morata gagal mengeksekusi sehingga The Gunners berhak menjadi juara setelah empat penendang mereka tidak ada satu pun yang meleset.

Sebelumnya Meriam London ini mampu menjadi kampiun di Piala FA musim lalu setelah mengalahkan lawan yang sama, dengan skor 2-1 pada Mei lalu.

Menanggapi kemenangan terbarunya, manajer asal Prancis ini yakin performa anak asuhnya di akhir musim lalu masih terasa hingga kini.

“Secara keseluruhan kami memiliki performa yang merupakan kelanjutan dari apa yang kami tampilkan di akhir musim lalu dan itu yang ingin saya fokuskan,” ujar pria berusia 67 tahun itu sesudah laga, seperti dikutip dari FourFourTwo.

“Di Liga Inggris setiap pertandingan seperti sekarang ini. Anda harus terus berjuang, terkadang Anda bisa menang kala tidak bermain dengan apik.”

“Merupakan impian sulit untuk membuat para fans bahagia namun kami mencoba sekuat tenaga dan saya ingin mereka berada di belakang tim.”

“Kami mungkin akan melakoni beberapa periode bagus dan juga periode yang tidak bagus. Kami ingin bersatu dan bersama-sama sepanjang musim, dan semoga kami bisa meraih kebahagiaan di akhir musim nanti.”

Di laga tersebut Pedro Rodriguez diusir wasit Robert Madley setelah menjegal Mohamed Elneny dari belakang, dua menit sebelum Kolasinac mampu memanfaatkan umpan dari Granit Xhaka.

Berbicara soal insiden tersebut, Arsene Wenger mengaku tidak begitu jelas namun ia bersikukuh timnya saat itu sedang berupaya keras untuk menyamakan kedudukan.

“Saya tidak tahu apakah itu [layak] mendapatkan pengusiran atau tidak tapi saat itu kami sedang mendominasi. Kami melakoni momen-momen sulit di awal babak kedua namun setelahnya kami bisa mendominasi jalannya laga.”