Begini Cara Huddersfield Town Kalahkan Manchester United!

Bintang Huddersfield Town, Tom Ince, bocorkan cara skuadnya kalahkan raksasa Inggris, Manchester United, di akhir pekan kemarin.

Upaya membangun serangan yang lambat dari Manchester United memungkinkan Huddersfield Town mengeksploitasi kelemahan itu. Demikian ungkap bintang Huddersfield, Tom Ince, seperti dilansir Sky Sports.

Skuad asuhan Jose Mourinho tiba di Stadion John Smith di ajang Premier League dengan rekor tak terkalahkan di dalam negeri. Namun, ia mendapat kritik mengenai taktik defensif dalam hasil imbang tanpa gol melawan Liverpool, dua pekan lalu.

Kesalahan Victor Lindelof memungkinkan Laurent Depoitre untuk membawa Huddersfield unggul dua gol, setelah Aaron Mooy membuka gol kemenangan tuan rumah, Sabtu (21/10) malam WIB. Gol Marcus Rashford di laga ini tak cukup untuk hindarkan MU dari kekalahan 1-2 di John Smith Stadium.

Kekalahan membuat United tertinggal lima poin di belakang rival sekotanya, Manchester City. Pemain Huddersfield, Tom Ince, bocorkan cara skuadnya kandaskan Setan Merah.

“Ketika Anda melihat United, mereka jelas merupakan tim berkualitas, tapi mereka tidak benar-benar bermain dengan pola permainan yang sama, seperti Spurs atau City,” kata Ince.

“Mereka membangun permainan sangat lambat, mereka ingin bermain lebar-lebar dan kami merasa, jika kami bisa memenangkan bola di belakang dan mencoba memanfaatkan ruang di lini belakang mereka – untuk ruang yang ditinggalkan sepenuhnya saat mereka melaju begitu tinggi – maka kami bisa memanfaatkan itu,” tambahnya.

“Ya, tentu saja, ini mengejutkan mereka, karena jelas mereka datang ke sini untuk menang, tapi kami senang dengan tiga poin ini, dan ini hari yang menyenangkan bagi kota ini,” tandas putera mantan bintang MU dan pelatih Paul Ince ini.

Kemenangan atas MU ini juga menjadi kemenangan pertama Huddersfield selama dua bulan terakhir, dan membuat Jose Mourinho keluhkan permainan buruk timnya. “Dengar, manajer [David Wagner] tahu, kami tidak bisa berduel individu dengan Manchester United,” kata Ince yang bisa bermain sebagai gelandang serang, winger atau penyerang itu.

“Mereka punya pemain unggul yang merupakan pemain elit kelas dunia. Tapi yang bisa kami lakukan adalah, bersikap dan memiliki mentalitas, serta keinginan yang tepat untuk mencoba dan saling bekerja sama,” tandas pemain berusia 25 tahun tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here