Bintang Chelsea Jadi Pemain Terbaik PFA 2016/17

71

Penampilan dinamisnya yang berhasil mendongkrak prestasi Chelsea membawa pemain ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik musim 2016/17 versi Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Minggu (23/4).

Liga Inggris  - Bintang Chelsea Jadi Pemain Terbaik PFA 2016/17

Penampilan dinamisnya yang berhasil mendongkrak prestasi Chelsea membawa pemain ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik musim 2016/17 versi Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA), Minggu (23/4).

Berita Bola, Liga Inggris – Gelandang 26 tahun, N’Golo Kante, berhasil singkirkan striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, dan penembak jitu milik Everton, Romelu Lukaku, atas penghargaan bergengsi tersebut.

Ini mungkin bukan trofi terakhir yang akan diangkat Kante di musim ini. Pasalnya, di musim ini -setelah musim lalu sukses bersama Leicester City – Kante juga ikut membawa Chelsea meroket setelah musim lalu menutup kompetisi di peringkat 10. Kante pun akan menjadi pemain yang sukses menangkan gelar juara Liga Premier secara berturut-turut, bersama klub berbeda.

“Dipilih oleh sesama pemain untuk menjadi pemain terbaik di musim ini, sangat berarti besar bagi saya. Itu berarti, dunia telah memilih dan saya telah lewati dua musim yang indah -pertama bersama Leicester dan sekarang, saya juga dalam performa bagus bersama Chelsea. Menjadi pemain terbaik, itu benar-benar sebuah kehormatan besar,” tandas Kante.

Kante yang kini juga akan melaju ke final Piala FA bersama Chelsea -melawan Arsenal, mengatakan manajernya, Antonio Conte, mirip dengan manajernya terdahulu, Claudio Ranieri. Selain sama-sama berasal dari Italia, menurutnya, baik Conte maupun Ranieri sama-sama berhasil mendongkrak mental juara para pemainnya.

“Dia tahu apa yang dia inginkan dari para pemainnya. Dia ingin menang, dan kami bekerja sangat, sangat, sangat keras bersamanya. Dia mengangkat mental juara skuadnya, dan semua pemain ingin tampilkan permainan terbaiknya, untuk meraih trofi juara,” tambahnya.

Kante yang sebelumnya bermain di Prancis bersama Boulogne dan Caen, menyatakan trofi ini tak akan membuat kepalanya besar. Diakui gelandang mungil itu, dia tetap harus berjuang bersama timnya untuk hadapi pertarungan yang berat dalam menangkan gelar juara liga maupun Piala FA.

Apalagi, saat ini, Tottenham Hotspur menguntit di belakang Chelsea di papan klasemen Liga Premier, dengan hanya terpaut empat poin saja di belakang mereka. Sementara lawan tandingnya di Piala FA, Arsenal, juga berambisi untuk menyelamatkan musim buruk mereka dengan sebuah trofi.

 

LEAVE A REPLY