Burnley Berjuang Keras Pertahankan Kipernya

31

Burnley tampaknya harus berjuang ekstra keras untuk bisa pertahankan kipernya ini, Tom Heaton. Pasalnya, pemain yang tampil gemilang di laga kontra Arsenal, Minggu (22/1), itu kini jadi incaran sejumlah klub Liga Premier.

Liga Inggris  - Burnley Berjuang Keras Pertahankan Kipernya

Burnley tampaknya harus berjuang ekstra keras untuk bisa pertahankan kipernya ini, Tom Heaton. Pasalnya, pemain yang tampil gemilang di laga kontra Arsenal, Minggu (22/1), itu kini jadi incaran sejumlah klub Liga Premier.

Adubola.com – Kiper Burnley, Tom Heaton, beberapa kali berhasil menangkal serangan para pemain Arsenal, walaupun pada akhirnya Burnley harus menyerah kalah 1-2.

Kini, penampilan menawan Heaton dipastikan membuat Liverpool dan Everton makin kepincut. Belum lagi, Manchester City juga dikabarkan bergabung dengan dua rivalnya itu untuk dapatkan Heaton.

Kiper The Clarets itu berhasil tampil menawan untuk ukuran pemain baru di Liga Premier musim ini. Pengalaman pemain berusia 30 tahun itu jadi faktor utama bagi Burnley terhindar dari zona degradasi. Apalagi, Heaton berhasil menjaga lima kali clean sheet di musim ini.

Heaton sebenarnya jebolan akademi Manchester United, dan kini jadi target serius transfer tim-tim papan atas. Namun, di Burnley, Heaton masih terikat kontrak tiga setengah tahun lagi. Sejauh ini, Burnley dikabarkan tak keberatan untuk pertimbangkan tawara yang datang. Tapi, itu semua hanya akan dilakukan pada musim transfer pertengahan tahun nanti.

Jika Burnley bersiap untuk lepas pemainnya itu, pengurus klub hanya akan pertimbangkan tawaran yang besarnya tak kurang dari 15 juta Poundsterling atau sekitar Rp247 Miliar. Namun, dalam klausul pelepasannya, Heaton hanya bisa keluar dari klub itu jika Burnley terdegradasi. Kalau tak, Heaton bisa jadi milik klub itu selamanya.

Heaton telah perlihatkan peningkatan permainannya dalam 18 bulan terakhir, di antaranya membantu the Clarets kembali ke Liga Premier dan memulai debutnya di Timnas Inggris saat The Three Lions bertemu Australia sebelum Euro 2016.