Eden Hazard Ungkap Perbedaan Conte dan Mourinho

656

Gelandang asal Belgia, Eden Hazard, ungkap perbedaan dua pelatih papan atas yang pernah mengasuh Chelsea, Antonio Conte dan Jose Mourinho. Walau sama-sama telah ukir prestasi untuk the Blues, tapi ada perbedaan mencolok di antara keduanya.

Liga Inggris  - Eden Hazard Ungkap Perbedaan Conte dan Mourinho

Gelandang asal Belgia, Eden Hazard, ungkap perbedaan dua pelatih papan atas yang pernah mengasuh Chelsea, Antonio Conte dan Jose Mourinho. Walau sama-sama telah ukir prestasi untuk the Blues, tapi ada perbedaan mencolok di antara keduanya.

Adubola.com – Eden Hazard mengakui, pelatihnya saat ini, Antonio Conte, membuat semuanya jelas mengenai ‘apa yang harus dilakukan setiap pemain di atas lapangan’. Ini berbeda dengan teknik kepelatihan yang diterapkan Mourinho, yang didepak dari Stamford Bridge pada tahun 2015 lalu, setelah prestasi the Blues terpuruk saat itu.

Eden Hazard juga menyatakan, skuad Chelsea saat ini harus bekerja lebih keras di bawah arahan Antonio Conte, dibandingkan ketika mereka masih diasuh Mourinho.

Saat ini, Chelsea tengah berada di puncak klasemen sementara Liga Premier, dengan menjaga jarak hingga sembilan poin dari tim di peringkat dua, Tottenham Hotspur. Chelsea pun difavoritkan bakal merebut gelar juara di musim ini, setelah mereka menutup musim 2015/16 di peringkat 10.

Mourinho diusir dari markas the Blues pada pertengahan musim lalu, setelah ia tak juga berhasil mendongkrak prestasi Chelsea. Ia lalu digantikan pelatih sementara, Guus Hiddink, hingga akhir musim ini, sebelum akhirnya digantikan Conte mulai musim 2016/17 ini. Sejak Conte mengambil alih posisi pelatih Chelsea di awal musim ini, skuad the Blues seakan berhasil melakukan transformasi.

Liga Inggris  - Eden Hazard Ungkap Perbedaan Conte dan Mourinho

“Dalam taktik dan latihan, kami melakukannya lebih bersama Conte,” ujar Hazard kepada The Mirror, dan berusaha jelaskan bahwa faktor keberuntungan tidak ada urusan dengan prestasi Chelsea saat ini.

“Kami belajar banyak soal taktik posisi dan kami benar-benar tahu apa yang harus kami lakukan di atas lapangan, ke mana saya harus melangkah dan ke mana para pemain bertahan harus berlari,” tambah Hazard.

“Bersama Mourinho, dia membawa kami dalam sebuah sistem, tapi kami tidak bekerja banyak. Kami tahu apa yang harus kami lakukan karena kami sedang bermain sepakbola, tapi mungkin memang ada perbedaan,” ujar Hazard.

Mourinho sendiri sebenarnya bukan baru pertama kali melatih Chelsea. Sebelumnya, ia bahkan berhasil persembahkan prestasi untuk the Blues.

Saat pertama mengasuh Chelsea pada 2004 – 2007, Mourinho di antaranya berhasil persembahkan dua trofi Liga Premier (2004/05 dan 2005/06). Bahkan ketika ia mengasuh Chelsea untuk  ke dua kalinya di era 2013 – 2015, Mourinho juga sempat membawa Chelsea jadi Liga Premier di musim 2014/15.