Everton Tersingkir, Ini Rencana Ronald Koeman

Everton tersingkir dari ajang Piala FA setelah kalah di kandang sendiri melawan Leicester City tadi malam. Manajer Ronald Koeman dengan marah beberkan rencananya …

Ronald Koeman tidak puas dengan penampilan anak buahnya saat kalah 1-2 melawan Leicester City di depan pendukung sendiri pada Piala FA

Everton tersingkir dari ajang Piala FA setelah kalah di kandang sendiri melawan Leicester City tadi malam. Manajer Ronald Koeman dengan marah beberkan rencananya …

Adubola.com – Ronald Koeman mengkritik keras para pemainnya dan menuntut aksi dari pemilik klub di bursa transfer setelah tersingkir keluar di Piala FA.

Ronald Koeman sangat marah setelah kekalahan 2-1 tadi malam itu mengakhiri harapan The Toffees meraih piala di musim pertamanya.

“Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk sebuah perubahan,” kata pelatih asal Belanda berusia 53 tahun itu.

“Jika semua orang membuka matanya mungkin kita akan mendapatkan lebih banyak, karena itulah yang diperlukan tim ini.”

Everton baru saja mengamankan striker Ademola Lookman berusia 19 tahun yang bernilai 11 juta pound sebelum kick-off. Tapi negosiasi berlangsung berlarut-larut untuk mengamankan gelandang Manchester United Morgan Schneiderlin.

Koeman ingin perbaikan besar untuk skuad dan berkata: “Saya memiliki itu dalam pikiran dan dewan direksi tahu karena kami berbicara bersama tentang apa yang kami butuhkan dan itu adalah tugas [direktur sepakbola] Steve Walsh.”

“Saya berharap semua orang menyadari apa yang tim perlukan untuk mendapatkan hasil yang menjadi harapan klub sepak bola ini.”

“Saya bisa menjelaskan lebih banyak tapi saya tidak suka karena itu adalah benar-benar pembicaraan internal.”

Koeman juga menolak untuk tersingkirnya mereka sebagai nasib buruk setelah melihat gol pembuka Romelu Lukaku dengan cepat dibatalkan oleh dua gol dari pemain pengganti Leicester City, Ahmed Musa.

“Ini bukan nasib buruk,” katanya. “Kami melakukannya untuk diri kita sendiri dan itu tidak bisa dipercaya bagaimana kami berbalik tertinggal.”

“Itu adalah kurangnya konsentrasi pada skor 1-0. Saya tidak bisa melihat bagaimana mereka mencetak gol untuk membuatnya 1-1. Tidak melakukan tekanan atas bola, passing di sisi dalam Seamus Coleman dan Musa lebih cepat – padahal ada tiga bek kami dan itu menjadi 1-1.”

“Jika Anda bermain seperti waktu skor 1-0 maka itu sama saja Anda mencari kebobolan. Itu bukan cara bermain yang Anda butuhkan untuk bermain saat skor 1-0.”

Dan dengan pertandingan Premier League melawan Manchester City sudah menunggu, Koeman memperingatkan pemainnya bahwa mereka berisiko memperoleh hasil yang serupa dengan kekalahan 5-0 yang dilakukan skuad Pep Guardiola terhadap West Ham pada hari Jumat.

“Jika kami bermain seperti 30 menit terakhir maka kami akan mendapat hasil yang sama seperti West Ham,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here