Inggris Evaluasi Pengamanan Venue Olahraga Usai Bom Manchester

44

Jelang final Liga Europa antara Manchester United dan Ajax Amsterdam, ledakan bom mengguncang Manchester Arena. Duapuluh dua orang tewas dan 59 lainnya -termasuk anak-anak, mengalami luka-luka dalam insiden di area yang kerapkali digunakan untuk penyelenggaraan event olahraga itu.

Liga Inggris  - Inggris Evaluasi Pengamanan Venue Olahraga Usai Bom Manchester

Berita Liga Inggris – Buntut ledakan di Manchester Arena itu, pemerintah dan pihak keamanan Inggris putuskan untuk meninjau ulang pengamanan di sejumlah venues olahraga di seantero Inggris, termasuk area olahraga yang juga sering digunakan sebagai lokasi konser dan pertunjukan lainnya.

Dalam sepekan ini, di kota Manchester sebenarnya akan dilakukan duaa event besar. Selain konser Ariana Grande di awal pekan ini, The Great City Games, juga akan digelar secara terbuka dan gratis untuk masyarakat umum. Rencananya, event itu akan digelar di Manchester pada Jumat (26/5) pekan ini.

“Kami masih menunggu saran dari otoritas keamanan soal acara ini, dan akan berikan informasi selanjutnya sesegera mungkin,” ujar jurubicara penyelenggara The Great City Games tersebut.

Yang lebih mengkhawatirkan, insiden ledakan itu terjadi menjelang digelarnya final Piala FA antara dua tim papan atas Inggris, Chelsea dan Arsenal; playoff Piala EFL dan kejuaraan golf PGA Championship, yang seluruhnya juga digelar di pekan ini.

Pada Selasa (23/5) kemarin, Manchester United juga langsung batalkan konferensi pers jelang final Liga Europa melawan Ajax. Rencananya, skuad MU akan kenakan ban hitam di lengan mereka dalam pertandingan itu.

“Duka mendalam dari kami untuk para korban dan keluarga mereka, dan berharap mereka bisa lewati masa-masa sulit ini,” demikian pernyataan duka cita MU.

Para pemain United juga lakukan hening cipta sebelum latihan, dan pihak klub untuk sementara waktu menutup akses masyarakat dari arah megastore, museum dan kafe ke stadion. Sebuah acara staf yang dijadwalkan pada Rabu (24/5) ini juga telah dibatalkan wakil ketua eksekutif Manchester United, Ed Woodward.

“Kami sangat berduka atas terjadinya peristiwa tragis ini, kami akan selalu doakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Tapi kami juga tetap harus lakukan pekerjaan kami, dan akan tetap terbang ke Swedia. Sangat menyedihkan kami tidak bisa terbang dengan kegembiraan seperti yang selalu kami tunjukkan selama ini,” ujar Jose Mourinho sebelum latihan.

“Saya tahu, bahkan walaupun saya belum lama di sini, masyarakat di Manchester akan bersatu bersama-sama melawan berbagai aksi keji seperti ini,” tambahnya.

LEAVE A REPLY