Ini Alasan Utama Diego Costa Kembali ke Atletico Madrid

Ternyata, bintang Chelsea Diego Costa punya alasan sendiri mengapa ia langsung putuskan untuk ‘pulang’ ke Atletico Madrid, tak lama setelah ia diusir pelatih Antonio Conte.

Liga Inggris  - Ini Alasan Utama Diego Costa Kembali ke Atletico Madrid

Sebelum membela Chelsea, Diego Costa memang pernah tujuh tahun (2007 – 2014) berada di Vicente Calderon. Ia pun beralih kewarganegaraan dari Brasil menjadi Spanyol, di pengujung karirnya bersama Atletico.

Tujuh tahun berada di kota Madrid ternyata meninggalkan kenangan yang menyenangkan bagi penyerang berusia 28 tahun itu. Bahkan setelah ia membela Stamford Bridge, Costa sempat beberapa kali diberitakan kangen dengan kehidupan di Spanyol dan ingin kembali ke Atletico

Alasannya, saat itu, dia tak suka dengan Inggris. Kini, setelah dia diusir Conte, Costa kembali gunakan alasan yang sama mengapa ia memilih pulang ke Atletico: tak suka pada kehidupan di Inggris, termasuk cuaca, budaya, lingkungan dan makanannya. Demikian laporan yang berkembang saat ini.

Meski demikian, Costa mengaku tetap profesional. Terbukti ia berhasil membawa Chelsea meraih gelar Liga Premier musim lalu, dan jadi mesin gol the Blues dengan 22 gol yang dikantonginya dalam 42 pertandingan. Costa bahkan jadi jawaranya di saat Chelsea berhasil mengangkat dua trofi Liga Premier dalam tiga musim terakhir.

Tapi, walau tampil heroik di musim lalu, Conte memilih untuk tak masukkan nama Costa dalam rencananya di musim depan, dan memintanya untuk mundur melalui pesan SMS. Ini membuka kembali jalan baginya untuk kembali ke Spanyol, di saat ia memang tak pernah merasa merasa nyaman dengan kehidupan di Inggris.

Menurut laporan Express Sport, Chelsea bertekad untuk datangkan kembali Romelu Lukaku dari Everton sebagai pengganti Costa. Dan, the Mirror pun ungkapkan mengapa Costa ingin kembali ke Spanyol.

Laporan itu juga menambahkan, Costa telah menganulir kabar soal rencana kepindahannya ke Liga Super China. Dia dikabarkan merasa, seperti halnya di Inggris, iklim dan kehidupan di Asia kemungkinan besar tidak akan sesuai dengan hatinya.

LEAVE A REPLY