Jamie Vardy Akhirnya Angkat Bicara soal Ranieri

Jamie Vardy dikaitkan dengan pemecatan Claudio Ranieri. Ia disebut-sebut sebagai pemain yang mendorong didepaknya pelatih asal Italia itu. Kini, Vardy angkat bicara soal rumor tersebut.

Jamie Vardy dikaitkan dengan pemecatan Claudio Ranieri. Ia disebut-sebut sebagai pemain yang mendorong didepaknya pelatih asal Italia itu. Kini, Vardy angkat bicara soal rumor tersebut.

Adubola.com – Jamie Vardy mengklaim sangat ‘terluka’ dikabarkan jadi mastermind di balik pemecatan Claudio Ranieri.

Ranieri dipecat pada Kamis (23/2) lalu, kurang dari 10 bulan sejak ia persembahkan gelar juara Liga Premier pada the Foxes, untuk pertama kalinya -bahkan mungkin juga jadi yang terakhir kalinya- dalam sejarah klub tersebut.

Di musim lalu, Vardy bersinar bersama Ranieri, dengan bukukan 23 gol. Vardy pun dapat kesempatan perkuat Timnas Inggris ketika itu. Hingga akhirnya, penampilan ciamiknya membuat Vardy sempat dikabarkan akan pindah ke Arsenal pada musim panas tahun lalu. Tapi ia malah perpanjang kontrak di King Power Stadium.

Kini, pemain berusia 30 tahun itu kabarnya jadi bagian dari sekelompok pemain senior Leicester yang meminta manajemen Leicester untuk memecat Ranieri. Terutama, setelah mereka kalah 1-2 di kandang Sevilla di Liga Champions pekan lalu..

Tapi, Vardy sangat marah saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut. Ia mengaku, tak ada alasan baginya untuk meminta Ranieri diberhentikan. Bahkan ia sangat berterima kasih pada mantan manajer Chelsea itu.

“Saya harus menulis dan menghapus berkali-kali kata-kata saya dalam postingan ini. Saya banyak berutang budi pada Claudio. Claudio akan selalu benar-benar saya hargai! Apa yang kami raih bersama dan sebagai sebuah tim adalah hal yang mustahil! Dia yakin pada saya saat yang lain tidak, dan untuk itu saya berutang banyak padanya,” ujar Vardy dalam akun Instagram-nya.

“Ada spekulasi yang menyebutkan saya terlibat dalam pemecatannya, dan itu sama sekali tidak benar, tidak terbukti dan benar-benar menyakitkan! Satu-satunya hal yang membuat kami bersalah sebagai sebuah tim, adalah prestasi, yang kami semua mengakuinya di ruang ganti dan sudah terbuka. Kami akan lakukan hal terbaik untuk memperbaikinya,” tambah Vardy.

“Saya berharap, Claudio akan dapatkan hal terbaik dalam semua hal di masa depan. Terima kasih untuk segalanya, Claudio,” demikian Vardy akhiri konfirmasinya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here