Kalahkan Liverpool, Leicester City Jauhi Zona Degradasi

Leicester City tampil menawan saat memulai kehidupan baru tanpa Claudio Ranieri. Skuad The Foxes berhasil kalahkan Liverpool, 3-1, di King Power Stadium, Selasa (28/2) dinihari tadi.

Adubola.com – Leicester City tampil menawan saat memulai kehidupan baru tanpa Claudio Ranieri. Skuad The Foxes berhasil kalahkan Liverpool, 3-1, di King Power Stadium, Selasa (28/2) dinihari tadi.

Dua gol Jamie Vardy dan satu gol Danny Drinkwater berhasil membawa Leicester memimpin sejak babak pertama. Vardy membuka gol kemenangan The Foxes di menit 28 setelah ia berhasil manfaatkan umpan Marc Albrighton, yang kemudian digandakan Drinkwater 11 menit kemudian. Vardy mantapkan keunggulan tuan rumah, 3-0, tepat di menit 60.

Liverpool yang datang dengan semangat tinggi untuk menambah poin dan rebut posisi empat besar, hanya bisa mencetak gol penghibur yang dibukukan Philippe Coutinho di menit 68.

Kekalahan ini akhirnya membuat the Reds gagal merambah empat besar, dan hanya ada di peringkat lima dengan koleksi poin 49 -satu poin di bawah Arsenal yang berhasil amankan tempat di zona kualifikasi Liga Champions tersebut. Sedangkan Leicester, kini bisa sedikit bernafas lega, karena posisinya mulai terdongkrak ke peringkat 15 dengan 24 poin.

Walaupun suporter tuan rumah tetap tunjukkan dukungan mereka pada Ranieri -yang didepak setelah sembilan bulan membawa klub itu raih gelar juara Liga Premier, namun suasana di King Power Stadium juga menggairahkan.

Isu yang menyebutkan para pemain the Foxes ikut membuat pelatih mereka dipecat, seketika reda saat Jamie Vardy dan kawan-kawan berhasil kandaskan pasukan Jurgen Klopp.

Berikut ini data dan fakta saat Leicester berhasil kalahkan Liverpool, Selasa (28/2) dinihari tadi:

  • Suasana muram akibat pemecatan Ranieri semula warnai pertandingan di King Power Stadium. Salah seorang suporter bahkan membawa sebuah mobil yang dihiasi rangkaian bunga yang membentuk kalimat, ‘RIP Football’. Pengemudinya berkali-kali berputar-putar di jalan-jalan di sekitar stadion dan kota Leicester.
  • Liverpool datang ke pertandingan itu dengan sejarah di tangan : the Reds berhasil menang dalam tandang ke markas Leicester lebih sering dibanding klub-klub lain di Liga Premier. Tapi, rekor itu terputus dinihari tadi.
  • Leicester punya alasan tersendiri untuk menang dalam laga ini: The Foxes jadi satu-satunya tim yang bukukan rekor 100 persen di musim ini, jika mereka berhasil mencetak gol lebih dulu di awal pertandingan. Dan, kali ini jadi yang ke enam kalinya di musim ini.
  • Jamie Vardy berhasil sudahi puasa gol Leicester dan juga dirinya, yang sudah 637 menit tanpa mencetak gol. Selain itu, gol pembuka kemenangan yang dibukukan Vardy di menit 28, itu jadi gol perdana the Foxes di tahun 2017 ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here