Leicester City Kini Punya Rekor Baru

Juara Liga Premier musim lalu, Leicester City, kini makin terpuruk. The Foxes bahkan kalah 0-2 di kandang Swansea City, Senin (13/2) dinihari tadi. Skuad asuhan Claudio Ranieri itupun catatkan rekor baru.

Juara Liga Premier musim lalu, Leicester City, kini makin terpuruk. The Foxes bahkan kalah 0-2 di kandang Swansea City, Senin (13/2) dinihari tadi. Skuad asuhan Claudio Ranieri itupun catatkan rekor baru.

Adubola.com – Kini, jawara musim lalu itu jadi tim terburuk di Inggris di sepanjang tahun 2017 ini, menyusul kekalahan memalukan di kandang the Swans, yang semula juga ada di zona merah.

Kini, skuad Ranieri bertengger di peringkat 17 dan hanya terpaut satu poin di atas zona degradasi, setelah mereka kalah dari Swansea. Setelah sembilan bulan lalu, Ranieri dan skuadnya mengangkat trofi Liga Premier dengan suka-cita, kini Leicester malah harus hadapi kenyataan bisa tergelincir ke zona merah.

Pelatih asal Italia itu mengaku usai pertandingan, dia sudah kehilangan kesabaran melihat permainan anak asuhnya, yang menurutnya sudah menyia-nyiakan banyak kesempatan.

Tidak sulit untuk melihat mengapa, terjadi perbedaan tabel liga dari 92 klub papan atas di Inggris sejak pergantian tahun ini. Dan, Leicester City yang merupakan juara Liga Premier musim lalu, berada di urutan paling bawah dalam tabel tersebut.

Leicester tercatat tak pernah menang dalam 10 pertandingan terakhir mereka di Liga Premier, dan hanya kantongi satu poin, di tahun 2017 ini. Dengan selisih gol minus 12, Leicester dipastikan lebih buruk dari Aston Villa, Coventry dan Leyton Orient yang seluruhnya bahkan tak bermain di Liga Premier lagi.

Crystal Palace dan Bournemouth sebenarnya tidak jauh lebih baik, dan hal itu pula yang membuat mereka jadi bagian enam tim terbawah dari empat liga teratas di Inggris.

Liga Inggris  - Leicester City Kini Punya Rekor Baru

Tim-tim seperti Exeter, Doncaster, Norwich, Fleetwood dan Huddersfield, berhasil bertengger di posisi enam tim teratas. Sementara Everton jadi tim Liga Premier berperingkat terbaik.

Mereka duduk di posisi kedelapan dengan empat kemenangan dan dua kali imbang, dengan satu pertandingan kurang dari tim berperingkat sembilan dalam tabel itu,  yakni Tottenham Hotspurs. Spurs punya akumulasi poin 11, tapi punya koleksi gol lebih sedikit satu gol.