Leicester City Pecat Manajernya, Hanya 4 Bulan

Leicester City pada Selasa tengah malam WIB memecat manajernya, yang baru ditunjuknya empat bulan silam.

Craig Shakespeare dipecat Leicester City
Craig Shakespeare dipecat Leicester City

Leicester City baru saja memecat manajer Craig Shakespeare hanya empat bulan setelah dia menandatangani kontrak tiga tahun untuk melakukan pekerjaan itu secara permanen.

The Foxes saat ini berada di urutan ketiga dari bawah dalam klasemen Premier League, dan belum pernah memenangkan enam laga liga terakhir mereka.

Shakespeare, 53 tahun, meneruskan pekerjaan manajer peraih gelar juara, Claudio Ranieri, pada Februari lalu, dengan tugas yang diemban pada awalnya secara sementara. Tugasnya sama sekali tidak buruk. Ia berhasil menyelamatkan tim dari degradasi dan finish di urutan 12 musim lalu, setelah mereka meraih gelar juara Liga Inggris dua tahun lalu.

Michael Appleton akan mengambil alih tugas sementara skuad, yang tidak diberi tahu sebelumnya tentang pemecatan Shakespeare. Pertandingan mereka berikutnya adalah melawan Swansea City di ajang Premier League, Sabtu depan.

Wakil ketua Leicester Aiyawatt Srivaddhanaprabha mengkonfirmasi kepergian Shakespeare dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam. “Craig telah menjadi seorang pelayan besar di Leicester City – selama masa jabatannya sebagai asisten manajer dan sejak mengambil alih sebagai manajer dalam situasi yang menantang di bulan Februari. Dedikasinya terhadap klub dan karyanya luar biasa dan kontribusi yang dia berikan pada periode paling sukses dalam sejarah Leicester City, cukup besar.”

“Namun, janji awal kami di bawah manajemen Craig belum terbukti secara konsisten dalam bulan-bulan sejak saat itu dan dewan merasa bahwa, sayangnya, sebuah perubahan diperlukan agar klub bergerak maju – sesuai dengan harapan jangka panjang pendukung, dewan komisaris dan pemilik.”

“Craig dan akan tetap menjadi tokoh yang sangat populer dan dihormati di Leicester City dan akan disambut kembali di King Power Stadium di masa depan, baik secara profesional maupun sebagai teman klub.”

Mantan manajer Inggris, Sam Allardyce, difavoritkan untuk mengambil alih, dengan Chris Coleman dan Roberto Mancini juga menjadi nama lain yang dijagokan.

Leicester, yang baru memenangi satu pertandingan liga musim ini, adalah klub Liga Inggris kedua yang memecat seorang manajer musim ini menyusul keputusan Crystal Palace untuk menggantikan Frank de Boer dengan Roy Hodgson, setelah hanya memainkan empat pertandingan saja.

Shakespeare diberi duit sekitar 60 juta pound untuk dibelanjakan pada pemain di jendela transfer musim panas, termasuk 25 juta pound untuk striker Manchester City Kelechi Iheanacho, 17 juta pound untuk bek tengah Hull City Harry Maguire dan 15 juta poundsterling untuk gelandang Vicente Iborra dari Sevilla, tapi satu-satunya kemenangan Leicester di Premier League terjadi melawan Brighton yang baru dipromosikan pada bulan Agustus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here