Dikalahkan MU, Kiper Leicester Cari Kambing Hitam

437

Jawara Liga Premier musim lalu, Leicester City, dipermalukan Manchester United 0-3 di kandang sendiri, Minggu (5/2). Kesal dengan kekalahan tersebut, kiper The Foxes, Kasper Schmeichel, malah mencari kambing hitam.

Liga Inggris  - Dikalahkan MU, Kiper Leicester Cari Kambing Hitam

Jawara Liga Premier musim lalu, Leicester City, dipermalukan Manchester United 0-3 di kandang sendiri, Minggu (5/2). Kesal dengan kekalahan tersebut, kiper The Foxes, Kasper Schmeichel, malah mencari kambing hitam.

Adubola.com – Setelah dipermalukan tamunya, Schmeichel malah mencela penampilan rekan-rekan satu timnya. Gol Henrikh Mkhitaryan, Zlatan Ibrahimovic dan Juan Mata membuat skuad Claudio Ranieri menjadi satu-satunya tim yang belum mengantongi satu golpun di tahun 2017 ini.

Padahal, musim lalu, Leicester punya lini pertahanan yang meyakinkan. Tapi, setelah secara mengejutkan berhasil merebut gelar juara Liga Premier musim lalu, The Foxes malah langsung melorot di musim ini.

Dan kiper asal Denmark yang gagal lakukan penyelamatan, salahkan  rekan-rekannya atas kekalahan ini. Kini, mantan jawara itu bahkan hanya terpaut satu poin di atas zona merah.

“Pada 40 menit pertama, kami bermain bagus, tapi setelah itu tidak ada yang bisa saya terima. Semuanya bermain buruk dan kami makin terpuruk di musim ini,” ujar Schmeichel kepada Sky Sports usai pertandingan.

“Jangan bicara soal musim lalu, semuanya sudah berakhit. Kami harus bertahan dan diperhitungkan. Ada banyak faktor untuk bisa bertahan, tapi di musim ini kami benar-benar tak bermain bagus bahkan sejak awal musim,” tambah kiper berusia 30 tahun itu.

Schmeichel juga membantah rumor yang berkembang pekan ini, mengenai buruknya suasana di ruang ganti Leicester karena semangat yang turun dan mental yang anjlok di musim ini.

Masalah ini kabarnya sudah diketahui tim-tim lain yang jadi calon lawan Leicester di paruh ke dua musim ini. Itulah mengapa, menurut pemberitaan Guardian, Leicster mudah ditumbangkan lawan-lawannya meskipun mereka berjaya di musim lalu.

Sementara itu ada pula rumor mengenai ketidakpuasan pada kinerja Ranieri, yang kini dikabarkan menjaga jarak dengan para pemain dan staf pelatih yang sudah menolongnya meraih trofi Liga Premier sembilan bulan lalu.

“Saya tidak mau komentari spekulasi surat kabar. Saya tahu apa yang terjadi di ruang ganti, kami memang sekelompok pemain yang sedang tidak percaya diri, tapi kami tidak akan berhenti berjuang,” tegas Schmeichel.

“Situasi ini memang sangat tidak nyaman. Mengerikan, memalukan. Inilah waktunya bagi kami -yang dari posisi teratas ke peringkat terbawa- untuk tetap diperhitungkan. Jika kami tidak mau kami terdegradasi,” tandasnya.