Pochettino : Ini Hasil Belajar Spurs Sejak Mei Lalu

Mauricio Pochettino yakin Tottenham Hotspur berhasil buktikan teori ‘anda perlu bermain, anda harus menderita’ dengan kalahkan Chelsea, 2-0.

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino yakin Tottenham Hotspur berhasil buktikan teori ‘anda perlu bermain, anda harus menderita’ dengan kalahkan Chelsea, 2-0.

Liga Inggris  - Pochettino : Ini Hasil Belajar Spurs Sejak Mei Lalu

Adubola.com – Dua gol Dele Alli menginspirasi kemenangan Tottenham di White Hart Lane, Kamis (5/1) dinihari tadi.

Chelsea pun gagal mewujudkan ambisinya mencetak rekor kemenangan dalam 14 pertandingan beruntun di Liga Premier musim ini. Namun, kemenangan dinihari tadi baru kemenangan ke dua yang berhasil dibukukan Spurs atas sesama klub London tersebut, dalam 16 pertemuan kedua tim. Chelsea bahkan telah mendominasi pertemuan mereka selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Pochettino, kemenangan itu jadi buah dari pelajaran yang dialami skuadnya pada Mei tahun lalu. Saat itu, Tottenham berada di peringkat dua dan tinggal selangkah lagi meraih gelar juara Liga Premier musim 2015/2016.

Namun, di pertandingan penentu, Tottenham hanya berhasil bermain imbang 2-2, dan gelar juara jatuh pada Leicester City -yang di musim sebelumnya nyaris terdegradasi.

Pelatih asal Argentina yakin, kemenangan atas Chelsea tersebut membuktikan skuadnya sudah belajar banyak dari penderitaan yang mereka alami saat gagal jadi juara. Bahkan menghadapi tim kuat sekalipun, tak ada yang tak mungkin untuk diwujudkan.

“Penampilan tim sangat luar biasa. Yang paling penting, kami bisa berkompetisi melawan sebuah tim yang sangat bagus dan jadi salah satu tim terkuat di Eropa. Kami merasa sangat bangga, karena tim bisa tampil begitu solid,” tandas Pochettino usai pertandingan.

“Kami bisa buktikan, kami bisa sangat kompetitif. Mungkin itu masalah di musim lalu, sehingga kami gagal melengkapi perjuangan kami. Anda perlu bermain, anda harus menderita, anda harus berjuang. Kadang-kadang anda perlu untuk memberi bola kepada mereka, karena mereka menekan anda,” tambahnya.

“Hari ini kami mengerti, apa artinya menjadi sebuah tim yang kompetitif,” tandas pelatih berusia 44 tahun itu, yang sudah memandu Hotspur sejak 2014 silam itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here