Mourinho Tetap ‘Judas No.1’ Sampai Conte Raih 4 Trofi

Adubola.com – Jose Mourinho tebar psy war kepada Chelsea. Ia katakan pada fans the Blues, akan terus jadi ‘Judas No.1’ sampai Antonio Conte berhasil menangkan empat trofi Liga Premier.

Jose Mourinho - Antonio Conte
Jose Mourinho - Antonio Conte

Adubola.com – Jose Mourinho tebar psy war kepada fans Chelsea. Ia mengaku akan terus jadi ‘Judas No.1’ atau ‘pengkhianat nomor wahid’ sampai Antonio Conte berhasil persembahkan empat trofi Liga Premier untuk the Blues.

Manchester United dikalahkan Chelsea, 0-1, di perempatfinal Piala FA yang digelar di Stamford Bridge, Selasa (14/3) dinihari tadi. Mourinho, pernah dipecat dua kali oleh Chelsea, diteriaki ‘Judas’ (pengkhianat) oleh fans Chelsea, selama pertandingan tersebut.

Manajer asal Portugal itupun pertunjukkan tiga jarinya ke arah kerumunan fans tuan rumah, tandai keberhasilannya meraih tiga trofi untuk Chelsea beberapa tahun lalu.

Mourinho malah menantang balik para fans Chelsea, dengan mengatakan dirinya akan terus menjadi Judas sang pengkhianat, sampai Antonio berhasil persembahkan empat trofi untuk Chelsea.

“Sampai mereka punya manajer yang bisa berikan empat trofi Liga Premier, saya akan tetap jadi nomer satu di klub itu. Tepatnya, Judas nomer satu!,” tandas Mourinho usai pertandingan.

Satu tendangan spektakuler N’Golo Kante dari luar kotak penalti, cukup membuat Chelsea kandaskan ambisi United dan melaju ke semifinal Piala FA. Dalam laga ini, MU kehilangan Ander Herrera yang diusir karena dua kartu kuning di babak pertama. Di semifinal nanti, Chelsea akan bertemu Tottenham Hotspur di Wembley.

Mourinho, 54, jadi manajer Chelsea paling sukses setelah menangkan tiga gelar juara Liga Premier dalam dua periode kepemimpinannya di klub itu, yakni di tahun 2005, 2006 dan 2015.

“Mereka bisa panggil saya apapun yang mereka mau. Saya seorang profesional, saya membela klub saya. Saya benar-benar bangga pada para pemain say, saya benar-benar bangga pada fans Manchester United,” tandas Mourinho.

Namun, usai pertandingan tersebut, Mourinho menolak untuk diskusikan kartu merah yang diterima Herrera. Dia juga menyebut wasit Michael Oliver sebagai ‘seorang wasit dengan potensi luar biasa’.

“Saya tidak mau langsung masuki area itu. Dalam empat pertandingan, dia (Oliver) sudah memberi tiga kali penalti dan satu kartu merah. Saya tidak bisa mengubahnya. Saya jabat tangannya, dan ucapkan selamat,” tambahnya.

“Oliver sudah pulang, dia bisa menganalisa pekerjaannya sendiri. Saya tidak mau menganalisa pekerjaannya,” tandas Mourinho.

Sementara itu, pelatih Chelsea, Antonio Conte, menuduh anak-anak Manchester United sengaja mengusik dan jadikan Hazard sebagai target sasaran kemarahan mereka di pertandingan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here