Mourinho Tolak Jual Marouane Fellaini

110

Marouane Fellaini banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Turki, namun bos Manchester United Jose Mouringi menolak gagasan itu.

Liga Inggris  - Mourinho Tolak Jual Marouane Fellaini

Manajer Setan Merah Jose Mourinho mengakhiri spekulasi soal kepergian Marouane Fellaini dari Manchester United ke Galatasaray.

Mourinho mengklaim, akan lebih mudah bagi klub Turki tersebut untuk menandatangani kontrak dengannya sebagai manajer daripada membeli gelandang tersebut.

Direktur Olahraga Galatasaray, Cenk Ergun, mengatakan bahwa timnya berada dalam posisi terdepan untuk mendaratkan Fellaini, yang semakin tak jelas masa depannya selama berada di Old Trafford.

Tapi meski United dikabarkan berada di ambang transfer gelandang lain dalam diri Nemanja Matic, Mourinho menegaskan Fellaini – yang berada pada tahun terakhir kontraknya – tidak akan diizinkan untuk pergi.

“Lebih mudah bagi Galatasaray untuk mendapatkan saya daripada mendapatkan Maroaune (Fellaini),” kata Mourinho kepada wartawan. “Lupakan saja, dia terlalu penting bagi saya.”

Manajer Portugal itu berbicara kepada media setelah kemenangan laga persahabatan United 3-0 atas Valerenga, sebuah pertandingan di mana penyerang Romelu Lukaku mencetak gol lewat satu sundulan dari situasi sepak pojok.

“Ini bagus. Penyerang suka mencetak gol,” kata Mourinho atas gol Lukaku. “Itu tidak penting bagi saya, tapi mungkin untuk dia karena kepercayaan dirinya.”

“Kami manajer berkali-kali senang dengan striker, bahkan saat mereka tidak mencetak gol, karena cara mereka berpartisipasi dalam organisasi tim dan rencana permainan. Tetapi bagi mereka, mencetak gol selalu penting.”

Bek Victor Lindelof sebagian besar belum teruji karena United mencatatkan clean heet dengan mudah, namun Mourinho membela bek tengah itu, yang mendapat kritik di tengah beberapa pertunjukan yang kurang mengesankan dalam tur Amerika Serikat..

“Langkah demi langkah,” kata Mourinho. “Benfica adalah klub raksasa, saya selalu berpikir bahwa pemain yang datang dari Benfica tampil siap secara mental karena mereka adalah klub besar dan tanggung jawab untuk bermain bagi mereka membuat pemain siap.”

“Tapi Liga Portugal berbeda. Benfica adalah salah satu tim yang dominan sehingga dia lebih terbiasa bermain dengan bola. Dia butuh waktu. Kami akan memberinya waktu. Manchester United adalah klub besar, tanggung jawab besar. Tapi saya senang dengan apa yang dia lakukan.”