Pemain Manchester United Terkejut Chelsea Jual Nemanja Matic

Gelandang Manchester United, Henrikh Mkhitaryan, mengaku terkejut Chelsea rela menjual Nemanja Matic. Tapi, pemain asal Armenia itu juga senang Matic gabung ke Old Trafford.

Liga Inggris  - Pemain Manchester United Terkejut Chelsea Jual Nemanja Matic

Henrikh Mkhitaryan mengaku terkejut saat Chelsea setuju untuk menjual Nemanja Matic ke Manchester United di musim panas ini. Meski demikian, pemain asal Armenia ini senang Chelsea mau melakukannya hingga Matic bisa mendarat di Old Trafford.

Matic membantu klub barunya meraih kemenangan 4-0 atas West Ham United di laga perdana musim ini, 24 jam setelah Chelsea kalah 2-3 dari Burnley di Stamford Bridge.

Meskipun rekan sesama pemain baru MU, Romelu Lukaku, yang mencetak dua gol tapi pemain Timnas Serbia yang transfernya menelan biaya 35 juta Poundsterling (Rp606 miliar) itulah yang terpilih sebagai Man of the Match di Old Trafford.

Manajer Chelsea, Antonio Conte, telah menggambarkan kepergian pemain 29 tahun itu sebagai ‘kerugian besar’, dan Mkhitaryan merasa ini jadi keuntungan yang diperoleh United walau ia juga mengaku terkejut mereka bisa mendapatkan Matic dari klub rival.

“Sebenarnya saya (terkejut),” kata Mkhitaryan. “Tapi pada saat yang sama, saya sangat senang karena kami mendapatkannya”.

“Bukan hanya Matic, saya juga ingin menyebut dua nama pemain baru lainnya, yakni (Victor) Lindelof dan Lukaku. Mereka pemain yang sangat bagus. Mereka cocok untuk menjadi pemain Manchester United,” tandasnya.

“Matic lakukan pekerjaan besar di lapangan, dia mencoba untuk selalu menguasai bola. Dia bertahan dengan baik dan lakukan pekerjaan besar bersama Lukaku, yang mencetak gol, dan Lindelof masih punya waktu untuk menunjukkan permainannya. Jadi, saya ingin mengatakan, semua pemain adalah rekrutan yang baik dan mereka akan banyak membantu kami,” tambah Mkhitaryan.

Liga Inggris  - Pemain Manchester United Terkejut Chelsea Jual Nemanja Matic
Romelu Lukaku – Henrikh Mkhitaryan

Sementara Matic dan Lukaku telah membuat dampak instan di United, Mkhitaryan dipaksa untuk menonton dari bangku cadangan dan tribun pada awal karirnya di Old Trafford musim lalu.

Mkhitaryan sejak saat itu menjadi pusat rencana Jose Mourinho, dan melawan West Ham, dia memulai permainan sebagai pemain nomor 10 di belakang Lukaku, posisi yang dia katakan sebagai yang terbaik.

“Saya lebih suka bermain sebagai nomor 10, tapi jika manajer mengira saya bisa membantu tim dengan bermain di sayap, saya senang bermain di sayap. Tidak masalah,” katanya.