Pengusaha China Ambil Alih Southampton

Satu lagi klub Eropa diambil alih pengusaha China. Kini, giliran Southampton yang resmi diakusisi sebagian besar sahamnya oleh seorang investor asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Pengusaha asal China, Jisheng Gao dan keluarganya telah menyelesaikan kesepakatan untuk membeli 80 persen saham Southampton.

Pada Januari lalu, perusahaan Gao Lander Sports Development akui telah tercapainya kesepakatan, namun pengambilalihan klub Liga Premier tersebut kini menjadi investasi pribadi.

“Hari ini awal dari babak baru dan menarik bagi klub kami,” ujar Katharina Liebherr, yang mewarisi the Saints dari almarhum ayahnya, Markus, pada tahun 2010 lalu, saat klub itu masih berlaga berada di League One.

Terkait pengambilalihann sebagai besar saham Southamton, Liebherr mengakui keluarga Gao akan berbagi ‘nilai-nilai dan semangat’ Southampton. “Sebagai sebuah tim, kami akan berusaha membangun pondasi yang kuat dan mendukung kesuksesan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Liebherr, seperti dilansir BBC.

Dia juga mengatakan, kedua belah pihak memiliki ‘kepercayaan penuh’ pada ketua klub, Ralph Krueger beserta tim manajemennya, dan akan mendukung rencana Southampton. “Saya merasa terhormat menjadi mitra Southampton Football Club bersama Katharina Liebherr, yang bersama ayahnya telah menjadi pelayan klub yang hebat, berkembang dan sukses,” ujar Gao.

“Bersama-sama, kami punya semangat dan motivasi untuk membangun Southampton yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, saat ini kami menanti babak berikutnya dari klub yang menarik ini,” tambahnya.

“Seperti halnya perubahan kontrol di klub Liga Premier, kami telah memeriksa sumber dan kecukupan dana untuk dapatkan saham tersebut, dan ada sebuah rincian rencana bisnis yang menunjukkan bahwa pemilik baru dapat mempertahankan kemajuan klub,” tambah salah seorang juru bicara Liga Premier.

“Kami juga telah melakukan uji pemilik dan direksi, yang mencakup pemeriksaan latar belakang terperinci pada setiap individu yang mengajukan akuisisi lebih dari 30 persen saham di sebuah klub, atau menjadi direktur dewan klub,” tambah juru bicara tersebut.

Saat ini, klub Inggris Aston Villa, Birmingham City, Wolverhampton Wanderers, Reading dan West Bromwich Albion juga sudah diakuisisi pengusaha asal China, seperti halnya klub Italia, AC Milan, yang dibeli seharga 628 juta Poundsterling di awal tahun ini. Sementara pada tahun 2015 lalu, Manchester City juga menjual 13 persen saham klubnya senilai 265 juta Pounds ke konsorsium China.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here