Pertanda Jelek! Kepala Transfer Arsenal Mundur

Juru bicara Arsenal menegaskan kepala transfer Dick Law akan mengundurkan diri dalam waktu dekat ini

Dick Law adalah kepala transfer Arsenal yang juga salah satu sekutu terdekat pelatih Arsene Wenger di Stadion Emirates.

Namun juru bicara Arsenal mengkonfirmasi kemarin malam bahwa Law secara resmi akan pergi pada akhir bulan ini.

The Telegraph mengatakan, belum diputuskan apakah Law akan diganti dengan mantan tenaga ahli legal and commercial Team Sky, Huss Fahmy, yang datang pada musim panas untuk mengerjakan kontrak-kontrak para pemain.

Tapi kepergian Law meninggalkan kekosongan untuk diisi dalam struktur rekrutmen Arsenal menjelang jendela transfer Januari yang berpotensi sangat sulit.

The Telegraph menambahkan bahwa CEO Arsenal, Ivan Gazidis, telah mengisi sebuah kantor di tempat latihan London Colney yang bisa mengindikasikan bahwa dia akan lebih mungkin mengisi jabatan tersebut.

Gazidis makan siang bersama Arsene Wenger di London Colney dan sekarang akan memiliki ruangan sendiri di sana selain kantor utamanya di Emirates Stadium.

Law telah bekerja sama erat dengan Wenger dalam satu dasawarsa terakhir, yang beroperasi sebagai pemandu bakat klub-klub di Amerika Selatan dan berperan penting dalam kesepakatan Gilberto Silva dan Carlos Vela.

Pada akhir musim lalu, Law menjelaskan tanggung jawabnya sehari-hari di klub tersebut, dengan mengatakan: “Jika kami manajer, tanggung jawabnya adalah mengoperasikan setiap area dalam sepak bola.”

“[Kami] menyerahkan laporan logistik kepadanya, tim utama pelatih, apa kekuatan dan pengkondisiannya, tim medis dan psikologi [semua departemen] melapor kepada manajer.”

“Bidang yang saya kelola disebut football operations. Tugas saya adalah membantu CEO dan manajer, dalam hubungannya dengan tim kontrak, dalam perencanaan skuad, negosiasi kontrak, negosiasi dengan agen, transfer pemain, baik di dalam maupun di luar klub, dan berkoordinasi dengan akademi Arsenal.”

“Saya bekerja sangat erat dengan chief financial officer kami, penasihat umum kami (pengacara klub) dan sekretaris klub kami di tim kontrak. Tantangan terbesar kami adalah memastikan bahwa semua kontrak dilakukan dengan benar dan kami mengikuti semua peraturan yang ditetapkan oleh FA dan FIFA.”