Peter Crouch Pensiun Jadi Robot Karena Alasan Ini

167

Peter Crouch berniat pensiunkan selebrasi robotik yang kerap dilakukannya, setelah ia jadi pemain tertua yang berhasil bukukan gol ke-100 di Liga Premier. Striker Stoke City itu jadi pemain ke-16 yang berhasil membukukan sebanyak itu di usianya yang sudah 36 tahun.

Liga Inggris  - Peter Crouch Pensiun Jadi Robot Karena Alasan Ini

Peter Crouch berniat pensiunkan selebrasi robotik yang kerap dilakukannya, setelah ia jadi pemain tertua yang berhasil bukukan gol ke-100 di Liga Premier. Striker Stoke City itu jadi pemain ke-16 yang berhasil membukukan sebanyak itu di usianya yang sudah 36 tahun.

Adubola.com – Ya, Peter Crouch – pemain yang pernah naik daun bersama Liverpool, itu jadi pemain paling tua yang berhasil bukukan gol ke-100 di Liga Premier, saat ia membukukan gol untuk klubnya, Stoke City, dalam laga kontra Everton yang berakhir imbang, 1-1, Kamis (2/2) dinihari tadi.

Tepat di torehan 100 golnya inilah, Crouch berniat untuk pensiunkan selebrasi robotik yang pernah mendunia dan dipopulerkan oleh Crouch yang memulai karir profesionalnya bersama Tottenham Hotspur tersebut.

Dalam laga tersebut, Crouch sukses manfaatkan assist Marko Arnautovic dari jarak dekat, hingga Stoke memimpin saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Gol itupun membuat Crouch dinobatkan sebagai pemain ke-26 yang berhasil kantongi 100 gol dan menempatkan namanya dalam jajaran pemain papan atas di Liga Premier Inggris.

Crouch tampak merayakan gol itu sendirian, tapi kemudian umumkan bahwa selebrasi robotiknya tersebut akan jadi yang terakhir yang dilakukannya. “Jujur saja, badan saya sudah agak kaku, tak lentur lagi. Sudah 10 tahun saya melakukannya, saya pikir harus saya pensiunkan cara itu,” tandas Crouch usai pertandingan.

Gol ke gawang Everton itu, jadi gol ke empat yang dibukukan Crouch dalam enam pertandingan terakhirnya, hanya satu musim setelah ia gagal mencetak gol yang mengangkat namanya tersebut. Crouch menyatakan, ia bahkan tidak menyangka bisa membukukan gol-gol tersebut. “Sangat senang bisa membukukannya,terjadinya tidak diduga-duga. Saya tidak mau itu terjadi sampai di sini saja,” tambahnya.

Sayangnya, Stoke harus menutup pertandingan dengan skor imbang 1-1, akibat Ryan Shawcross melakukan gol bunuh diri di menit 39, saat berusaha mengantisipasi bola mental hasil tendangan bebas Kevin Mirallas.

Lewat hasil ini, Everton kini bertengger di peringkat tujuh dengan koleksi poin 37. Sedangkan Stoke City, bertengger di posisi sembilan dengan mengantongi 29 poin.