Siapa Butuh Sanchez? Arsenal Punya Wonderkid Ini

Arsenal punya talenta muda yang tampil gemilang di skuad U-23. Pemain ini seakan membuat the Gunners tak butuh lagi Alexis Sanchez!

Pemain muda Arsenal, Reiss Nelson, telah membuat para suporter The Gunners makin bersemangat setelah ia mencetak gol sensasional lainnya untuk skuad U-23.

Reiss Nelson bermain sebagai starter dalam pertandingan melawan Derby County bersama beberapa nama tim inti yang familiar, di antaranya Francis Coquelin, Jack Wilshere dan Kieran Gibbs.

Tapi, Nelson yang baru berusia 17 tahun itu benar-benar mencuri perhatian pada Senin (14/8) malam, dan memicu pertarungan yang menakjubkan bagi pemain muda Tim Meriam London setelah mereka tertinggal dua gol lebih dulu.

Pada menit ke-60, ia mencetak gol untuk The Gunners. Namun, gol keduanya-lah yang membuat para penonton melongo!

Setelah menerima bola ia mengiringnya ke dalam kotak penalti, dan dengan kaki kanannya Nelson lepaskan tembakan ke pojok kanan atas. Arsenal pun bukukan gol ketiga hingga menang 3-2.

Para fans Arsenal sudah ingin Nelson diberi kesempatan di tim utama, setelah ia tampil menjanjikan di pramusim. Dan, usaha terakhirnya dipastikan akan tingkatkan perdebatan untuk melihatnya bermain dengan seragam Arsenal bersama skuad inti.

Dia lebih sering dimainkan di sayap kanan belakang, namun kembali ke peran yang diinginkannya di luar kendali melawan Derby. Peran ini pula yang dikatakan Arsene Wenger sebagai posisi terbaiknya.

“Dia pemain yang lebih ofensif, lebih sebagai pemain yang bisa bermain sebagai salah satu dari tiga striker atau sebagai gelandang ofensif,” ujar Wenger kepada Arsenal Player awal musim panas ini.

“Apa yang bagus untuk pendidikannya adalah, bermain dalam posisi ini juga karena kita belajar mengatasi tanggung jawab defensif, dan itu bagian bagus dari pendidikan pemain modern,” tambahnya.

“Sebagai striker atau pemain kreatif, Anda cenderung punya dua jenis pemain. Ada yang pandai berlari dengan bola, dan beberapa yang pandai berlari tanpa bola. Dia lebih merupakan pemain yang lebih suka dengan bola berada di kakinya, dan memprovokasi lawan dengan melewati hadangan mereka,” tandas pelatih asal Prancis itu.