Belanja Besar, AC Milan Tetap Mustahil Juara Italia!

AC Milan sudah melakukan investasi besar-besaran, namun mereka tetap harus realistis soal target memenangkan Scudetto musim ini.

Liga Italia  - Belanja Besar, AC Milan Tetap Mustahil Juara Italia!

Mantan pemain Rossoneri, Andrea Pirlo, merasa lolos ke Liga Champions merupakan target realistis bagi AC Milan dengan skuad baru mereka, ketimbang langsung menargetkan Scudetto.

AC Milan telah sangat sibuk di pasar transfer, membawa sejumlah besar pemain mulai dari Leonardo Bonucci, Ricardo Rodrigues, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu, hingga Andre Silva di antara rekrutan baru yang bisa memenuhi starting XI.

Hal itu membuat beberapa pengamat mengklaim tim asuhan Vincenzo Montella, yang berada di urutan keenam musim lalu, akan mampu menantang gelar pertama mereka sejak kemenangan terakhir di musim 2010-11.

Tapi Pirlo, pemenang Scudetto Serie A bersama Milan dan Juventus, menganggap bahwa target itu kurang realistis.

“Akankah Milan akan memperjuangkan Scudetto (dengan skuad baru)? Saya tidak berpikir begitu,” katanya kepada La Repubblica.

“Bila Anda memulai dari nol dan [menandatangani kontrak dengan] 10 pemain baru, mereka bisa menjadi sebaik yang Anda inginkan, tapi masih sulit untuk langsung menang.”

“Anda harus membuat mereka bermain bersama, agar sesuai dan terintegrasi dengan baik di lapangan. Montella memiliki pekerjaan yang sulit tapi merangsang. Target mereka [yang realistis] adalah mencapai Liga Champions.”

Kepindahan mengejutkan bek Italia Bonucci dari Juve adalah pernyataan utama niat dari Milan untuk mengakhiri dominasi Bianconeri, dengan pemain berusia 30 tahun itu dilaporkan berselisih dengan pelatih Massimiliano Allegri.

Secara kebetulan, Pirlo diizinkan meninggalkan Milan saat Allegri bertugas di San Siro. Playmaker veteran tersebut kemudian membimbing Juve memenangkan empat gelar berturut-turut Serie A sebelum pergi ke MLS bersama New York City FC.

“Bonucci akan memberi Milan kharisma, kepribadian dan pengalaman internasional yang hebat, sementara Juventus akan kehilangan teknik dan kemampuannya untuk bermain bola,” katanya.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di antara mereka, tapi saya meninggalkan Milan karena saya berada di akhir kontrak saya dan saya menginginkan sebuah petualangan baru. Itu tidak ada hubungannya dengan Allegri.”