Bos AC Milan Kecam Penalti Inter Milan

Pelatih Vincenzo Montella berang dengan cara AC Milan kalah dari rival abadi mereka, Inter Milan, Senin (16/10) dinihari WIB.

AC Milan harus rela pulang dengan kekalahan setelah menyerah 2-3 dari Inter Milan. Berstatus sebagai tuan rumah, Inter unggul lebih dulu melalui tendangan Mauro Icardi. Namun, sepakan Suso dari luar kotak penalti mampu samakan kedudukan.

Icardi kembali membawa Inter unggul, namun gol bunuh diri Samir Handanovic membuat skor kembali imbang 2-2.

Petaka bagi Milan terjadi jelang akhir pertandingan. Wasit menunjuk titik putih setelah Ricardo Rodriguez terlihat menjatuhkan D’Ambrosio di kotak terlarang. Icardi yang menjadi algojo mampu maksimalkan peluang tersebut, sekaligus mencetak hattrick di laga tersebut.

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella, menyesalkan keputusan penalti untuk Inter. Montella merasa tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemainnya, dan kalah dengan cara seperti itu membuatnya marah.

“Ricardo Rodriguez tidak menariknya jatuh. D’Ambrosio sangat terampil, dan kalah dengan cara seperti ini membuat saya marah,” ujar Montella menyindir penalti Inter yang membuat Milan pulang dengan tangan kosong.

“Saya harap, kami bisa mendapat penalti seperti ini ketika bermain di pertandingan selanjutnya,” tandas Montella.

Meski demikian, Montella mengaku bangga dengan performa Milan, terutama di babak kedua, ketika Milan mampu hadirkan ancaman bagi barisan pertahanan Inter. “Saya bangga dengan apa yang sudah diperlihatkan tim,” lanjutnya.

“Kami bereaksi dengan kebanggaan dan menunjukkan jiwa Milan. Meski kami belum mendapat hasilnya, namun saya sangat optimistis,” ujar Montella.

“Saya melihat sebuah tim yang maju dengan cara bermain yang tepat. Kami berhasil menciptakan tujuh atau delapan peluang melawan tim sehebat Inter, jadi saya merasa puas dan ingin lanjutkan proyek ini,” tambahnya.

AC Milan saat ini kesulitan untuk wujudkan target mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, mereka tengah terdampar di peringkat 10 klasemen sementara, dan berselisih 12 poin dari Napoli di puncak klasemen. Meski demikian, Montella bersikeras jika musim masih panjang dan segalanya masih bisa terjadi.

“Jika melihat klasemen, terlihat semuanya tak terjangkau namun para pemain telah menunjukkan kualitas mereka dan kejuaraan masih panjang. Saya benar-benar percaya bahwa segala sesuatu masih mungkin terjadi,” pungkas Montella.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here