Aksi Rasial Bikin Eks Inter Milan Ini Tinggalkan Pertandingan

795

Tak tahan perlakuan rasial, penyerang asal Ghana Sulley Muntari secara dramatis berjalan keluar lapangan saat bermain untuk Pescara di kandang Cagliari, Minggu (30/4) malam.

Liga Italia  - Aksi Rasial Bikin Eks Inter Milan Ini Tinggalkan Pertandingan

Tak tahan perlakuan rasial, penyerang asal Ghana Sulley Muntari secara dramatis berjalan keluar lapangan saat bermain untuk Pescara di kandang Cagliari, Minggu (30/4) malam.

Berita Bola, Liga Italia – Ini dilakukan mantan bintang Inter Milan itu, setelah pengaduannya kepada wasit atas dugaan pelecehan rasial malah disambut kartu kuning wasit. Tanpa banyak cakap, gelandang berusia 32 tahun itupun langsung tinggalkan lapangan pertandingan.

Dalam laga tersebut, Muntari yang juga pernah membela AC Milan itu dengan marah meladeni ejekan fans Cagliari kepadanya. “Ini warna saya!”, ujar Muntari.

Kini, Muntari harus berhadapan dengan masalah disiplin setelah ia putuskan untuk tinggalkan lapangan beberapa menit sebelum pertandngan usai. Keputusan itu membuatnya diganjar kartu kuning, lalu sebuah kartu merah, di menit ke-96 dalam pertandingan yang dimenangkan tuan rumah Cagliari, 1-0.

Awalnya, dia sudah berbicara secara langsung dengan sekelompok suporter Cagliari di salah satu area tribun penonton. Para suporter itu memang terus-menerus mengejek Muntari, yang sebenarnya bukan wajah baru di Serie A maupun Liga Premier Inggris.

Dan, saat dia juga memprotes wasit Daniele Minelli dan ofisial lainnya di menit 89, Muntari rupanya masih jadi sasaran: Muntari langsung diganjar kartu kuning.

Saat berjalan meninggalkan lapangan, Muntari sempat bergumam, “Basta! (Cukup!)”. Tapi beberapa menit kemudian, ia hampiri sejumlah suporter tuan rumah, menunjukkan lengannya dan berteriak, “Ini warna saya, ini warna saya”.

Protes yang dilancarkan Muntari kemudian mendapat dukungan dari pelatih Pescara, Zdenek Zeman, walaupun dalam wawancaranya dengan Sky Sport, veteran asal Republik Ceko ini menyayangkan aksi Muntari yang tinggalkan lapangan pertandingan.

“Dia minta wasit untuk turun tangan, tapi wasit (bilang tidak) tidak mendengar atau melihat apapun. Muntari benar, tapi seharusnya dia tidak tinggalkan lapangan,” tandas Zeman.

Muntari berada di AC Milan saat mantan rekan satu timnya, Kevin Prince Boateng, dengan marah berjalan keluar lapangan saat menjadi sasaran pelecehan rasial selama pertandingan persahabatan dengan klub liga bawah, Pro Patria, pada Januari 2013.

Saat itu, insiden tersebut mendorong gelombang dukungan kepada Boateng melalui media sosial. Namun, FIFA yang memuji prinsip Boateng, tetap tidak bisa maafkan keputusan pemain itu untuk tinggalkan lapangan.

LEAVE A REPLY