Bos Hoffenheim Bantah Ingin Latih Bayern Munchen

Pelatih Hoffenheim Julian Nagelsmann bantah akan segera gantikan Carlo Ancelotti di Bayern Munchen. Ia mengklarifikasi ungkapannya mengenai peluang melatih di Allianz Arena.

Bos Hoffenheim, Julian Nagelsmann, mengatakan ucapannya ingin menjadi pelatih Bayern Munchen ‘tidak punya referensi saat ini’.

Julian Nagelsmann telah menjauhkan diri dari komentar yang dibuatnya sendiri tentang potensinya mengelola Bayern Munchen suatu hari nanti. Nagelsmann katakan, ucapan tersebut ‘tidak memiliki referensi saat ini’.

Pelatih Hoffenheim itu munculkan spekulasi bahwa dia bisa gantikan Carlo Ancelotti di Allianz Arena, dengan mengatakan kepada Eurosport bahwa keluarganya pindah ke Munich dan kota itu penting baginya.

Namun, berbicara menjelang pertandingan Liga Europa antara Hoffenheim kontra Braga, dia menjelaskan bahwa dia tidak berusaha untuk merusak kursi panas Ancelotti. “Topiknya, memiliki dampak lebih besar daripada yang saya inginkan,” kata Nagelsmann.

“Sayangnya wawancara tersebut telah membuat gelombang, juga mengenai rekan saya Carlo Ancelotti yang sangat saya hormati,” tambahnya.

“Dia memiliki lebih banyak piala di lemari daripada yang saya miliki. Saya telah mengirimi Carlo pesan teks untuk menjelaskan, apa maksud saya mengatakan hal seperti itu. Dengan itu, masalah selesai,” ujar Nagelsmann.

Skuad asuhan Nagelsmann telah jadi penyebab kekalahan pertama Bayern musim ini, Sabtu (9/9) lalu. Saat itu, Mark Uth mencetak dua gol saat Hoffenheim menang 2-0 atas Bayern.

Klasemen Bundesliga setelah tiga pertandingan menunjukkan, Bayern saat ini hanya berada di posisi keenam, sementara Hoffenheim berada di urutan kedua. Nagelsmann bersikeras, dia tidak membuat rencana untuk pindah klub dalam waktu dekat.

“Wawancara tidak jadi referensi saat ini,” katanya. “Ini tentang visi dan perencanaan masa depan hidup saya. Saya selalu menunjukkan, inilah impian saya untuk mengelola klub kelas dunia”.

“Ini jadi jawaban terbuka dan jujur, saya ingin mempertahankan gaya ini, bukan pencalonan,” tambahnya.