Carlo Ancelotti Harus Ekstra Sabar Tangani Bayern

101

Carlo Ancelotti tampaknya harus lebih sabar dalam tangani klubnya kali ini, Bayern Munchen. Prestasi Die Rotten yang kini jalan di tempat, membuat pelatih asal Italia itu jadi sasaran kemarahan suporter Bayern.

Liga Jerman  - Carlo Ancelotti Harus Ekstra Sabar Tangani Bayern

Carlo Ancelotti tampaknya harus lebih sabar dalam tangani klubnya kali ini, Bayern Munchen. Prestasi Die Rotten yang kini jalan di tempat, membuat pelatih asal Italia itu jadi sasaran kemarahan suporter Bayern.

Adubola.com – Bayern Munchen yang dihuni banyak pemain bintang Liga Jerman, secara mengejutkan hanya berhasil bermain imbang 1-1 kontra Hertha Berlin. Itupun, Bayern tertinggal hingga masa injury time 90+6, sebelum akhirnya Robert Lewandowski berhasil menyelamatkan Bayern.

Hertha Berlin memang sedang bagus-bagusnya. Setelah musim lalu menutup kompetisi di peringkat tujuh, di awal paruh musim ke dua ini skuad besutan Pal Dardai tersebut sudah berada di urutan ke enam. Tentunya, masih banyak kesempatan untuk Berlin terus merambah papan atas. Apalagi selisih poin di antara klub-klub di atasnya tidak terlalu jauh.

Usai pertandingan imbang di Olympiastadion Berlin itu, Ancelotti mengaku diludahi sejumlah suporter Bayern. Ancelotti pun mengaku mencoba membalasnya dengan menunjukkan jari tengahnya ke arah suporter tersebut. Ancelotti mengklaim tak tahan lagi untuk tidak lakukan hal itu, karena ia telah diludahi suporternya sendiri.

Dalam pertandingan itu, Ancelotti memang baru turunkan Lewandowski di babak ke dua, tepatnya di menit 61, menggantikan Arturo Vidal. Benar saja, pemain Timnas Polandia itu berhasil menyarangkan golnya dan membuat Bayern samakan kedudukan 1-1. Sebelumnya, Bayern tertinggal oleh gol Vedad Ibisevic yang tercipta saat pertandingan baru berjalan 21 menit, yang tak mampu dibalas Bayern.

Gol Lewandowski ini menambah kencang protes yang dilakukan para pemain dan suporter Hertha Berlin, terkait keputusan wasit untuk berikan masa injury time yang cukup -bahkan dirasakan terlalu lama.

Ancelotti juga jadi target kemarahan para suporter tuan rumah, di samping suporter timnya sendiri. Pelatih berusia 57 tahun itu dinilai telah bereaksi provokatif dengan isyarat jari tengahnya.

“Ya, saya memang melakukan itu (tunjukkan jari tengah ke arah suporter). Karena saya diludahi,” tandas Ancelotti kepada harian Jerman, Bild.

Meski demikian, Bayern sejauh ini tetap belum terkalahkan dalam 10 pertandingann terakhir mereka di Bundesliga. Tapi, kini Bayern yang bertengger di puncak klasemen sementara hanya berjarak lima poin saja dari tim di urutan kedua, RB Leipzig, yang pada Minggu (19/2) kemarin menang 2-1 di kandang Borussia Monchengladbach.

LEAVE A REPLY